3 PDP Virus Corona asal Ngawi Membaik, Hari Ini Tambah Satu Lagi

Kompas.com - 23/03/2020, 17:18 WIB
Ilustrasi virus corona (COVID-19). KemenkesIlustrasi virus corona (COVID-19).

NGAWI, KOMPAS.com -  Pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang dirujuk ke ruang isolasi RSUD Soedono Madiun bertambah satu. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Endah Pratiwi mengatakan, pasien yang mengalami demam, batuk pilek, dirujuk ke RSU Soedono Senin (23/3/2020) pagi.

“Pasien kami rujuk ke RSUD Soedono tadi pagi karena mengalami gejala seperti PDP sebelumnya,” ujar Endah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Lawan Corona, Risma Masuk Kampung-kampung Semprot Disinfektan Pakai Drone

Endah Pratiwi menambahkan, dengan bertambah 1 PDP yang dirujuk ke RSUD Soedono Madiun, jumlah PDP virus corono menjadi 4 orang.

Dari hasil tarcing yang dilakukan Dinas Keshetan Kabupaten Ngawi, ke 4 PDP disinyalir melakukan perjalanan ke luar kota seperti Jakarta, Surabaya dan Malang.

Sementara, PDP pertama melakukan umrah sebelum mengalami gejala demam dan batuk pilek.

“Sampai hari ini jumlah PDP dari Ngawi ada 4 orang. Semua kami rujuk ke RSUD Soedono,” imbuh dia.

Baca juga: UPDATE: Dua PDP Corona Meninggal di Ruang Isolasi RSMH Palembang

Tiga dari 4 PDP yang menjalani perawatan di RSUD Soedono Madiun saat ini dilaporkan mulai membaik.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap ke 4 PDP tersebut.

“Kami masih menungu hasilnya dari Jakarta,” ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Regional
Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Tenaga Medis Kelelahan

Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Tenaga Medis Kelelahan

Regional
Kuli Bangunan Tewas Dicangkul Anak Pemilik Rumah yang Direnovasinya

Kuli Bangunan Tewas Dicangkul Anak Pemilik Rumah yang Direnovasinya

Regional
1 Pelaku Pembakaran Anak Punk di Semarang Ditangkap, 4 Masih Buron

1 Pelaku Pembakaran Anak Punk di Semarang Ditangkap, 4 Masih Buron

Regional
Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X