Gubernur Sumsel Minta Tim Tetap Waspada dalam Penanganan Jenazah 2 PDP

Kompas.com - 23/03/2020, 13:00 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diperiksa suhu tubuh ketika hendak melakukan rapat tertutup membahas perkembangan virus corona, Senin (16/3/2020). Dari hasil rapat tersebut, Sumsel ditetapkan di level waspada. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diperiksa suhu tubuh ketika hendak melakukan rapat tertutup membahas perkembangan virus corona, Senin (16/3/2020). Dari hasil rapat tersebut, Sumsel ditetapkan di level waspada.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru angkat bicara soal dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal saat diisolasi di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Menurut Herman, sejauh ini hasil tes spesimen dua PDP tersebut belum keluar dari Laboratorium Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Tenaga Medis yang Pulang dari Batam Meninggal Dunia di Palembang

Dengan begitu, belum dapat dipastikan apakah kedua PDP itu terjangkit virus corona atau tidak.

"Jadi belum adanya hasil pemeriksaan lab, karena yang berwenang (menyampaikan) Litbangkes Kemenkes," kata Herman saat menggelar konferensi pers, Senin (23/3/2020).

Meskipun belum ada hasil, tim Satgas Covid-19 Pemprov Sumatera Selatan diminta tetap melakukan antisipasi selama prosesi pemakaman jenazah.

Baca juga: Jumlah ODP di Sumut Terus Bertambah Jadi 496 Orang

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut untuk menghindari kemungkinan apabila pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19.

"Agar kita tidak was-was, sesuai dengan anjuran dari Kasatgas, Kadinkes dan dari SOP yang ada dari para dokter, jenazahnya diselenggarakan layaknya penderita Covid-19 yang meninggal. Jadi kewaspadaan tetap kita laksanakan," kata Herman.

Herman mengatakan, jika nantinya hasil lab menyatakan keduanya positif terjangkit virus corona, maka status di Sumatera Selatan akan naik menjadi siaga yang sebelumnya di level waspada.

Selain itu, pemerintah Sumatera Selatan juga telah menyiapkan sebanyak 24 ruang isolasi untuk melakukan perawatan terhadap pasien yang terjangkit Covid-19.

"Rumah Sakit Siti Fatimah dan RS Ernaldi Bahar untuk ruang isolasi second line. Kalau tidak cukup, kita siapkan wisma atlet dan asrama haji," kata Herman.

Baca juga: Cegah Panic Buying, Gubernur Sumsel akan Batasi Pembelian Beras

Diberitakan sebelumnya, dua PDP yang dirawat di RSMH Palembang meninggal dunia.

Kedua PDP tersebut yakni seorang tenaga medis berumur 53 tahun, warga Prabumulih, Sumsel.

Pasien laki-laki tersebut baru pulang dari Batam.

Kemudian, laki-laki berumur 54 tahun yang merupakan warga Palembang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X