Kompas.com - 23/03/2020, 09:48 WIB
Warga Kota Padang Sidempuan mengabadikan detik-detik fenomena gerhana matahari cincin di halaman Masjid Agung Al Abror Kota Padang Sidempuan, Kamis (26/12/2019). Kota Padang Sidempuan, termasuk salah satu kota yang dilintasi dan dapat melihat langsung fenomena alam langka itu. KOMPAS.COM/ORYZA PASARIBUWarga Kota Padang Sidempuan mengabadikan detik-detik fenomena gerhana matahari cincin di halaman Masjid Agung Al Abror Kota Padang Sidempuan, Kamis (26/12/2019). Kota Padang Sidempuan, termasuk salah satu kota yang dilintasi dan dapat melihat langsung fenomena alam langka itu.

PADANG, KOMPAS.com - Pemko Padang menunda sejumlah agenda yang akan digelar dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona yang sudah menjadi pandemi global.

"Memang ada beberapa agenda pariwisata kita dalam waktu dekat ini. Seperti festival Bak Cang Lamang Baluwo, Lomba Selaju Sampan dan kejuaraan gulat internasional. Namun kita tunda dulu penyelenggaraanya untuk menghindari penyebaran virus corona ini," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian, dihubungi melalui telepon, Minggu (22/3/2020).

Arfian mengatakan akan melakukan penjadwalan ulang untuk sejumlah agenda yang ditunda tersebut.

"Kita akan melihat kondisi dulu. Jika sudah kondusif maka kita akan melakukan penjadwalan ulang dan menggelarnya lagi," sebutnya.

Baca juga: Wali Kota Padang Instruksikan Tutup Tempat Hiburan Malam dan Warnet hingga 4 April

Untuk menghindari penyebaran virus corona ini, sebelumnya pemerintah Kota Padang sudah menutup tempat wisata seperti Pantai Air Manis dan Gunung Padang.

"Kita melakukan penutupan sementara untuk tempat wisata Pantai Air Manis dan Gunung Padang. Penutupan kita lakukan sampai 2 April mendatang," ungkapnya.

Lebih jauh Arfian mengatakan kunjungan wisata ke Kota Padang pada saat ini memang belum meningkat.

"Kunjungan wisata saat ini memang low season, karena agenda pariwisata kita belum banyak. Kunjungan akan meningkat di sekitar bulan Juni ke atas, karena agenda pariwisata kita sudah mulai banyak," ungkapnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Satpol PP Padang Panggil Orangtua yang Anaknya Masih Main di Warnet

Jumlah ODP corona di Padang

Hingga Rabu (18/3/2020), jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Padang sudah mencapai 344 orang.

ODP adalah orang yang bepergian ke daerah yang terjangkit virus corona namun belum menunjukan sakit.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang jumlah ODP terus meningkat.

Pada tanggal 7 Maret 2020 jumlah ODP sebanyak 51 orang, 8 Maret 2020 jumlah ODP bertambah menjadi 56 orang, pada tanggal 9 Maret 2020 jumlah ODP menjadi 86 orang.

Pada 10 Maret 2020 jumlah ODP menjadi 110 orang, 11 Maret 2020 ODP menjadi 140 orang, 12 Maret ODP menjadi 185 orang, 13 Maret menjadi 191 orang.

Pada 14 Maret naik menjadi 213 orang, 15 Maret bertambah menjadi 229 orang, 16 Maret bertambah menjadi 241 orang dan pada 17 Maret meningkat menjadi 344 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X