Kompas.com - 23/03/2020, 07:37 WIB
Ketua Harian Satgas Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri (dua kanan) dalam konferensi pers di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2020) KOMPAS.COM/BUDIYANTOKetua Harian Satgas Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri (dua kanan) dalam konferensi pers di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2020)

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat siap gelontorkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 sekitar Rp.3 miliar.

Anggaran sebesar Rp.3 milyar tersebut diperuntukkan memenuhi kebutuhan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan rumah sakit terutama penyediaan alat pelindung diri (APD) para petugas medis.

Pengeluaran anggaran BTT tersebut untuk upaya Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

''Saat ini yang paling dibutuhkan untuk penyediaan APD,'' kata Ketua Harian Satuan Tugas Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri dalam konferensi pers di Sukabumi, Sabtu (21/3/2020) kemarin.

Baca juga: Alasan Tim Medis Sukabumi Pakai APD dari Jas Hujan Saat Tangani PDP Corona

Iyos menuturkan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 ini, Pemkab Sukabumi akan menyiapkan anggaran sebesar Rp.14,3 miliar.

Di antaranya terdapat anggaran yang dikeluarkan dari BTT sekitar Rp.3 miliar untuk kebutuhan Dinkes dan rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

''Anggaran BTT Rp 3 miliar untuk penyediaan APD petugas medis,'' ujar Iyos yang juga Sekretaris Daerah Pemkab Sukabumi.

Menurut dia dana yang dipersiapkan sebesar Rp 14,3 miliar berasal dari pergeseran anggaran dimulai dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), realokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non fisik bidang kesehatan.

''Pergeseran anggaran ini sudah melalui rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Juga sesuai arahan Pak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Pak Gubernur Jawa Barat,'' jelas Iyos.

Baca juga: Kekurangan APD, Tim Medis di RS Toraja Terpaksa Gunakan Jas Hujan dan Sepatu Boots

 

Tim medis pakai jas hujan plastik

Sebelumnya diberitakan para tenaga medis di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa mengenakan alat pelidung diri (APD) darurat dalam penanganan pasien terkait virus corona.

Para tenaga medis yang bekerja paling terdepan ini memakai jas hujan plastik untuk melindungi seluruh badannya dalam menangani pasien terkait corona.

Hal ini terjadi karena persediaan APD sudah tidak mencukupi dan tidak sebanding dengan pasien yang sedang ditangani.

Rincian APD yang dikenakan dokter dan para perawat, mulai dari penutup kepala, kaca mata google, masker, pakaian, sarung tangan pendek dan panjang serta sepatu bot. 

''APD ini memang sudah hampir habis, karena memang sekali pakai langsung dibuang,'' ungkap Direktur RSUD Sekarwangi dr Albani Nasution dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Sepenggal Cerita Pejuang Corona, APD Jas Hujan Plastik dan Melawan Rasa Takut Tertular



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.