Kompas.com - 22/03/2020, 19:53 WIB
Seorang penumpang tengah meminta bantuan petugas menunjukkan kereta yang akan ditumpanginya. Dok HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNGSeorang penumpang tengah meminta bantuan petugas menunjukkan kereta yang akan ditumpanginya.

BANDUNG, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyesuaikan perjalanan kereta api sebagai antisipasi Coronavirus Disease (Covid-19).

“Mulai besok, Senin (23/3/2020), beberapa KA khususnya KA Argo Parahyangan, Lodaya, Turangga, Argo Wilis, Malabar dan Mutiara Selatan mengalami penyesuaian perjalanan,” ujar Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea saat dihubungi Minggu (22/3/2020).

Perjalanan KA Argo Parahyangan dan KA Lodaya, sambung Noxy, akan mengalami penyesuaian dengan pembatalan beberapa perjalanan.

Baca juga: Cegah Corona di Stasiun, Kereta Penumpang Disemprot Disinfektan

Sedangkan 4 KA terusan seperti KA Turangga, Argo Wilis, Malabar, dan Mutiara Selatan, relasinya diperpendek menjadi berangkat dan berakhir di Bandung.

“Seperti KA Argo Parahyangan, masih ada 10 perjalanan KA yang beroperasi dari normalnya 15 perjalanan per hari. Jadi masyarakat bisa memanfaatkan perjalanan yang ada,” imbuhnya

Noxy menegaskan, penyesuaian perjalanan beberapa KA bersifat sementara mengikuti kondisi perkembangan status waspada mewabahnya virus corona di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan KA atas pembatalan sejumlah perjalanan KA di Daop 2 tersebut.

Kebijakan ini juga untuk mendukung social distancing yang diterapkan pemerintah di mana masyarakat diminta mengurangi mobilitasnya.

Bagi penumpang KA yang sudah melakukan pemesanan tiket pada KA yang dilakukan pembatalan, akan dikonfirmasi oleh PT KAI melalui nomor telepon yang tertera pada saat pemesanan.

Baca juga: Suhu Tubuh di Atas 38 Derajat Celcius Dilarang Naik Kereta Api

 

Pengembalian bea pembatalan secara penuh atau 100 persen (full refund).

Berikut Jadwal KA Daop 2 yang dibatalkan perjalanannya:

No Nama KA No KA Jadwal Berangkat Relasi Tanggal Pembatalan Perjalanan
1 Argo Parahyangan 39 06.45 Bandung-Gambir 23- 31 Maret 2020
2 Argo Parahyangan 55 11.10 Bandung-Gambir 26-31 Maret 2020
3 Argo Parahyangan PLB 7001A 15.25 Kiaracondong-Gambir 23-31 Maret 2020
4 Argo Parahyangan 51 22.05 Bandung-Gambir 23-31 Maret 2020
5 Argo Parahyangan 65F 22.55 Bandung-Gambir 27-29 Maret 2020
6 Lodaya Pagi 162 07.05 Bandung-Solo Balapan 26-31 Maret 2020
7 Lodaya Malam 164A 19.10 Bandung-Solo Balapan
26-31 Maret 2020

Jadwal KA Daop 2 yang Mengalami Perubahan Relasi 

No Nama KA Relasi sebelumnya Perubahan Relasi Tanggal Perubahan relasi
1 Malabar Pasar Senen - Bandung - Malang PP Bandung - Malang PP 26 s.d 31 Maret 2020
2 Mutiara Selatan Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng - Malang PP Bandung - Surabaya Gubeng - Malang PP 26 s.d 31 Maret 2020
3 Argo Wilis Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng PP Bandung - Surabaya Gubeng - Malang PP 26 s.d 31 Maret 2020
4 Turangga Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng PP Bandung - Surabaya Gubeng PP 26 s.d 31 Maret 2020
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.