Hajatan yang Dibubarkan Polisi dan Disemprot Disinfektan Dihadiri Ratusan Tamu dari Wonogiri

Kompas.com - 22/03/2020, 16:25 WIB
Petugas menyemprot disinfektan kepada tamu hajatan warga di Purwokerto, Jawa Tengah, disemprot disinfektan, Minggu (22/3/2020). KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMASPetugas menyemprot disinfektan kepada tamu hajatan warga di Purwokerto, Jawa Tengah, disemprot disinfektan, Minggu (22/3/2020).

KOMPAS.com- Polisi membubarkan sebuah acara hajatan warga di Gang IV Overste Isdiman Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (22/3/2020).

Tak hanya menghentikan acara, Badan Pengendalian Bencana Daerah dan PMI langsung menyemprot lokasi dan para tamu dengan disinfektan.

Tim medis juga memeriksa suhu tubuh orang-orang yang hadir. Para tamu lantas diminta pulang.

Baca juga: Ganjar Prioritaskan Semarang dan Solo untuk Rapid Test Corona, Begini Skenarionya

Dihadiri ratusan tamu dari Wonogiri, diminta pulang

Ilustrasi pernikahanRomanno Ilustrasi pernikahan
Selain warga lokal, rupanya hajatan tersebut dihadiri oleh ratusan tamu dari Wonogiri, Jawa Tengah.

Tamu asal Wonogiri itu diketahui datang menggunakan beberapa bus.

"Tadi ada laporan dari warga, ada hajatan dihadiri rombongan empat bus, jumlahnya sekitar 200 orang," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka.

Rombongan tamu dari Wonogiri, Jawa Tengah tersebut kemudian diminta langsung pulang dan dikawal oleh polisi.

Polisi meminta, bus tidak berhenti hingga sampai di tujuan.

Baca juga: 67 Pembesuk Pasien Positif Corona asal Wonogiri Diobservasi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Raya Mujahiddin Pontianak Kembali Tak Gelar Shalat Jumat

Masjid Raya Mujahiddin Pontianak Kembali Tak Gelar Shalat Jumat

Regional
2 RS Rujukan Covid-19 di Karawang Penuh, Masyarakat Diimbau Patuhi Anjuran Pemerintah

2 RS Rujukan Covid-19 di Karawang Penuh, Masyarakat Diimbau Patuhi Anjuran Pemerintah

Regional
Tenangkan Pria Mabuk, Pemilik Warung Makanan Tewas Ditikam

Tenangkan Pria Mabuk, Pemilik Warung Makanan Tewas Ditikam

Regional
Kisah Pengusaha UMKM, Rela Rugi demi APD bagi Tenaga Medis

Kisah Pengusaha UMKM, Rela Rugi demi APD bagi Tenaga Medis

Regional
Kronologi Terbongkarnya Pernikahan Syekh Puji dengan Bocah 7 Tahun, Berawal dari Pengaduan Keluarga

Kronologi Terbongkarnya Pernikahan Syekh Puji dengan Bocah 7 Tahun, Berawal dari Pengaduan Keluarga

Regional
Fakta KLB Corona di Klaten, 1 Pasien Positif Sakit Usai dari Surabaya dan Ada Ribuan ODP

Fakta KLB Corona di Klaten, 1 Pasien Positif Sakit Usai dari Surabaya dan Ada Ribuan ODP

Regional
Cegah Corona, Warga Solo Diminta Gunakan Masker Tiap Beraktivitas

Cegah Corona, Warga Solo Diminta Gunakan Masker Tiap Beraktivitas

Regional
Polisi Tangkap Kawanan Perampok yang Sekap Lansia di Pontianak

Polisi Tangkap Kawanan Perampok yang Sekap Lansia di Pontianak

Regional
Jumlah Penderita DBD di NTT Bertambah Jadi 4.518 Orang, 48 Meninggal

Jumlah Penderita DBD di NTT Bertambah Jadi 4.518 Orang, 48 Meninggal

Regional
Bupati Batang Minta Warga Tak Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Bupati Batang Minta Warga Tak Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Regional
Kisah Dosen UGM Bangun Gerakan Kemanusiaan Sambatan Jogja, Hadapi Corona Bergerak Lewat WA

Kisah Dosen UGM Bangun Gerakan Kemanusiaan Sambatan Jogja, Hadapi Corona Bergerak Lewat WA

Regional
Cara Pasien Sembuh Covid-19 Tak Stres Selama Diisolasi, Nonton Video Lucu dan Berikan Pertanyaan Berhadiah

Cara Pasien Sembuh Covid-19 Tak Stres Selama Diisolasi, Nonton Video Lucu dan Berikan Pertanyaan Berhadiah

Regional
[POPULER NUSANTARA] Syekh Puji Diduga Cabuli Bocah 7 Tahun | Gunung Merapi Meletus Lagi

[POPULER NUSANTARA] Syekh Puji Diduga Cabuli Bocah 7 Tahun | Gunung Merapi Meletus Lagi

Regional
Fakta Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Dilaporkan ke Polisi hingga Membantah

Fakta Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Dilaporkan ke Polisi hingga Membantah

Regional
UPDATE 2 April Corona di Kepri: 36 Pasien Diisolasi dan ODP Naik Jadi 1.720 Orang

UPDATE 2 April Corona di Kepri: 36 Pasien Diisolasi dan ODP Naik Jadi 1.720 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X