Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/03/2020, 09:09 WIB

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana akan mengejar penyebar hoaks warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, positif Covid-19.

Sebelumnya, screenshoot gambar yang memuat berita bersumber dari media mainstream nasional viral di media sosial WhatsApp dan Facebook dan membuat warga resah.

Dalam gambar tertulis judul "Warga Tanjungsari Dinyatakan Positif Corona oleh RS AMC Setelah Pulang Umroh."

"Tentunya akan kami proses hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE," ujar Indra kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/3/2020) malam.

Baca juga: Viral Hoaks Warga Sumedang Positif Corona, Bupati: Penyebar Akan Ditindak Tegas

Indra menuturkan, pihaknya akan mencari hingga memeriksa pelaku penyebar hoaks.

"Tentunya jika informasi yang disebarkannya ini memenuhi unsur akan kami proses lebih lanjut," tutur Indra.

Indra menyebutkan, warga Sumedang harus lebih bijak menyikapi beredarnya berbagai informasi terkait virus corona.

Untuk itu, kata Indra, warga harus lebih cerdas, kroscek kebenarannya, memilih dan memilah informasi terkait Covid-19 ini.

"Silakan saja berbagi informasi selama kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi yang lain  kami tidak melarang. Tapi bila menerima informasi, baiknya dikroscek terlebih dahulu kebenarannya," tutur Indra.

Baca juga: Penyebar Video Hoaks Warga Bondowoso Positif Corona Ditangkap Polisi

 

Bupati Sumedang: Hoaks ada warga yang positif corona

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Screenshoot gambar hoax yang menyatakan warga Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif Covid-19. KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Screenshoot gambar hoax yang menyatakan warga Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif Covid-19.
Sebelumnya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan kabar yang termuat dalam screenshoot gambar tersebut hoaks.

"Itu hoaks, dari sumber (media) aslinya tidak ada pemberitaan seperti itu. Itu hasil editan," ujar Dony kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/3/2020) malam.

Dony mengatakan, situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 di Sumedang relatif terkendali.

Dony menuturkan, hingga Jumat (20/3/2020), tidak ada satu warga Sumedang pun yang positif Covid-19.

"Yang ada sekarang satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 30 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dan kami terus melakukan pengawasan ketat kepada mereka," kata Dony. 

Baca juga: Wabup Sumedang Marah Besar ke Pengelola Hiburan Malam yang Ngotot Buka Saat Ada Wabah Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.