45 Anggota DPRD Kabupaten Madiun Kunker ke Jabar akan Dikarantina Mandiri

Kompas.com - 20/03/2020, 20:34 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

MADIUN, KOMPAS.com - Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan, sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Madiun yang baru saja kembali dari Jawa Barat akan dikarantina mandiri.

Petugas kesehatan dari puskesmas terdekat diperintahkan mendampingi anggota DPRD itu selama dikarantina.

"Bahasa kami tidak dikarantina, tapi mengarantina diri dengan social distancing," kata pria yang akrab disapa Kaji Mbing itu saat dihubungi, Jumat (20/3/2020) sore.

Baca juga: Mendagri: Gedung Pusdiklat Siap Digunakan untuk Merawat Pasien Covid-19

Kaji Mbing menegaskan, masyarakat Madiun harus memiliki kemandirian di sektor kesehatan.

Selain dibimbing petugas puskesmas, puluhan anggota DPRD Kabupaten Madiun itu juga didampingi tim medis Dinas Kesehatan.

Kaji Mbing yakin puluhan anggota DPRD itu mendukung upaya karantina tersebut.

Dinas Kesehatan, kata dia, juga akan membimbing puluhan anggota DPRD itu dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

"Salah satunya bagaimana berinteraksi akan didampingi petugas teknis,” kata Kaji Mbing.

Anggota DPRD itu diminta tak khawatir karena pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menangani kasus serupa ini.

Kaji Mbing menyebut, sebanyak 205 orang dalam pemantauan (ODP) tercatat di Kabupaten Madiun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Regional
Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Regional
Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Regional
Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Regional
Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta' Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor:  Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Syuting Sinetron "Ikatan Cinta" Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Regional
Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Regional
30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X