Viral Hoaks Warga Sumedang Positif Corona, Bupati: Penyebar Akan Ditindak Tegas

Kompas.com - 20/03/2020, 20:08 WIB
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Screenshoot gambar hoax yang menyatakan warga Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif Covid-19. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHBupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Screenshoot gambar hoax yang menyatakan warga Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif Covid-19.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Beredarnya screenshoot gambar yang memuat berita bersumber dari media mainstream nasional di media sosial WhatsApp dan Facebook membuat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat resah.

Dalam gambar tersebut tertera judul "Warga Tanjungsari Dinyatakan Positif Corona oleh RS AMC Setelah Pulang Umroh".

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan gambar tersebut hoaks.

"Itu hoaks, dari sumber (media) aslinya tidak ada pemberitaan seperti itu. Itu hasil editan," ujar Dony kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Jumat (20/3/2020) malam.

Dony mengatakan, situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 di Sumedang relatif terkendali.

Baca juga: Saat Wabup Sumedang Marah dan Bubarkan Pengunjung Tempat Hiburan Malam, Erwan: Jika Buka Lagi, Kami Pasang Police Line

Dony menuturkan, hingga Jumat (20/3/2020), tidak ada satu warga Sumedang pun yang positif Covid-19.

"Yang ada sekarang satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 30 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dan kami terus melakukan pengawasan ketat kepada mereka," tutur Dony.

Dony menyebutkan, Pemkab Sumedang akan bertindak tegas kepada para penyebar hoaks.

"Di tengah situasi seperti ini, masih ada warga yang sampai hati menyebar hoaks seperti itu. Kami akan tindak tegas," sebut Dony.

Dony menambahkan, meski saat ini Sumedang masih aman dan tidak ada yang positif corona, warga diimbau tetap waspada.

Baca juga: Demam Berdarah di Sumedang Mencapai 115 Kasus dengan 2 Kematian

Pemkab Sumedang, kata Dony, juga terus bekerja keras melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara terstruktur, sistemik, dan masif dengan melibatkan multi-stakeholder.

"Untuk perkembangannya hingga saat ini, ODP ada pengurangan 21 orang. Yaitu 26 orang keluar dari pemantauan dan 5 orang baru masuk dalam pemantauan (TKI 3 orang, dan mahasiswa pulang dari luar negeri 2 orang)," kata Dony. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Regional
Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Regional
Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Regional
Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Regional
Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Regional
Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Diancam Diceraikan jika Tak Menurut

Regional
Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X