Kompas.com - 20/03/2020, 14:46 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Rabu (18/3/2020). Pemda setempat mengerahkan para petugas menyemprotkan cairan disinfektan di tempat-tempat keramaian untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMANPetugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Kesultanan Banten di Kasemen, Serang, Rabu (18/3/2020). Pemda setempat mengerahkan para petugas menyemprotkan cairan disinfektan di tempat-tempat keramaian untuk mencegah penyebaran COVID-19.

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Banten akan menambah ruang isolasi untuk menangani pasien terkait corona atau Covid-19.

Gubernur Banten Wahidin Halim juga tengah berupaya meminta sejumlah rumah sakit untuk menangani pasien khusus corona jika kemungkinan jumlahnya terus bertambah.

"Kita mau tambah ruang isolasi, tambah rumah sakit, RS Banten mau jadi tempat pelayanan, termasuk rumah sakit umum kabupaten, Siloam, kita sedang konsultasi dan konsolidasi dengan kementerian," kata Wahidin Halim kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Berbeda Data Kasus Covid-19 dengan Pemprov Banten, Ini Penjelasan Satuan Gugus Tugas Tangsel

Saat ini, rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan corona di Banten hanya ada dua, yakni RSUD Kabupaten Tangerang dan RSDP Serang. Masing-masing rumah sakit tersebut memiliki empat kamar isolasi.

Tiga rumah sakit lainnya yang akan menjadi rujukan corona adalah RS Banten, RSUD Cilegon dan RSUD Balaraja.

Hingga Jumat (20/3/2020) ini, jumlah pasien positif corona yang ditangani di Banten mencapai 20 orang, berdasarkan data resmi di laman infocorona.bantenprov.go.id.

Dari 20 pasien tersebut, tiga di antaranya dikonfirmasi meninggal dunia, dan satu orang lainnya sudah sembuh.

Di lahan tersebut, terdapat 275 orang dalam pemantauan (ODP) dan 75 di antaranya sudah sembuh.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 62 orang dan 9 di antaranya dinyatakan sembuh.

Baca juga: Warga Baduy Dilarang ke Kota Besar Selama KLB Corona di Banten

PDP Corona di Banten tersebar di lima kabupaten kota yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X