Kompas.com - 20/03/2020, 08:23 WIB
Lucia Soares tengah bermain dengan tim Dompet Dhuafa dan teman-temannya di Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata, Kupang,  NTT. Luci menjadi anak dengan pendampingan gizi dari tim Dompet Dhuafa NTT. DOK. Humas Dompet DhuafaLucia Soares tengah bermain dengan tim Dompet Dhuafa dan teman-temannya di Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata, Kupang, NTT. Luci menjadi anak dengan pendampingan gizi dari tim Dompet Dhuafa NTT.

KOMPAS.com – Lembaga filantropi Islam Dompet Dhuafa melalui jejaringnya Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) mendampingi salah satu anak dengan kasus gizi buruk di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah seorang bidan dari LKC Dompet Dhuafa NTT Sriyaningsih (34) menjelaskan program Jaminan Kesehatan Ibu dan Anak (JKIA) kepada tim komunikasi Dompet Dhuafa, pekan lalu.

Dia menceritakan, kasus kesehatan yang ditanganinya yakni, seorang bocah bernama Luciana Soares yang kondisinya sudah masuk kategori marasmus.

Kala itu, usianya baru menginjak 18 bulan dan orangtuanya tengah berkonflik. Lalu Ibunya memutuskan untuk menjadi tenaga kerja wanita (TKW) ke luar negeri.

Akhirnya, bocah yang lahir dengan paras cantik itu pun terpaksa tinggal bersama opa dan omanya, serta 13 saudara lainnya.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Antusias Ikuti Bimbingan Rohani Pasien dari Dompet Dhuafa

Setelah lahir, di usia empat bulan, balita dari keluarga eks warga Timor Timur tersebut, terpaksa menjalani kisah sedih..

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ibaratnya seperti kertas basah yang kita coba untuk didirikan. Gambarannya seperti itulah. Akhirnya kami berusaha dampingi dari awal hingga sekarang," ujar Sri seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Sri menyebut, dengan pola pengasuhan yang tidak maksimal dan terpaksa tinggal bersama banyak saudara, tentu pertumbuhannya tidak termonitor dengan baik.

"Melihat kondisi tersebut pada saat awal asesment. Kami pun memutuskan untuk menggulirkan bantuan kebutuhan nutrisi, pendampingan dan juga monitoring perkembangan,” ungkapnya.

Baca juga: Di Lombok Utara, Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Sekolah Madrasah Aman Bencana

Tak hanya itu, lanjut Sri, sedari awal, pendampingan dilakukan untuk pemenuhan gizi tiga kali sehari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.