Menyoal Peta Sebaran Covid-19 di Jatim, Data Tak di Publikasi, Pemprov Dinilai Belum Transparan

Kompas.com - 20/03/2020, 06:07 WIB
Ilustrasi virus corona di Indonesia ShutterstockIlustrasi virus corona di Indonesia
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya tidak akan membuka peta digital untuk mengetahui sebaran virus corona di Jawa Timur.

Keputusan tersebut diambil agar tidak menimbulkan kecemasan dan kepanikan di masyarakat

Menurutnya peta digital tersebut hanya diketahui Satgas penanganan Covid-19 Jawa Timur dan Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSU dr Soetomo Surabaya.

"Peta digital penyebaran Covid-19 tidak untuk di-publish, agar tidak menimbulkan kecemasan," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Pemprov Jatim Miliki Peta Sebaran Covid-19, tapi Tak Akan Dibuka ke Publik

Peta tersebut untuk melacak riwayat kontak pasien yang berstatus positif virus corona.

"Pasien kontak dengan siapa, di titik mana, dan kapan waktunya akan tergambar jelas di peta digital," ujar Khofifah.

Padahal ada enam pasien positif Covid-9 dirawat di Surabaya. Sementara satu pasien positif meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar pada 14 Maret 2020.

Sementara hingga Rabu siang, jumlah pasien dalam pengawasan ada 11 orang.

Menurut Khofifah, dengan peta digital, petugas medis dapat dengan cepat melakukan penanganan pada orang yang kontak dengan pasien positif.

Baca juga: Pemprov Jatim Buka Posko Layanan Informasi Virus Corona 24 Jam di Grahadi

Dianggap tak transparan

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona
Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Jawa Timur Imadoeddin mendesak Khofifah untuk bersikap transaparan mengenai peta persebaran Covid-19

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X