Ingin Batalkan Nikah karena Mas Kawin Kurang, Pria Rekayasa Perampokan, Ikat Diri di Jembatan

Kompas.com - 20/03/2020, 05:35 WIB
Warga Desa Seneubok Pidie, Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, menemukan seorang pria dibawah jembatan desa itu, Selasa (17/3/2020). Dok. Polsek PeureulakWarga Desa Seneubok Pidie, Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, menemukan seorang pria dibawah jembatan desa itu, Selasa (17/3/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kahar Muzakar (25) pria asal Desa Alue Dalam, kecamatan Darun Aman, Aceh Timur berencana menikahi kekasihnya bulan depan.

Namun mas kawin 13 mayan emas yang ia janjikan belum terpenuhi. Kepada sang kekasih, Kahar baru memberikan dua mayam emas.

Karena kebingungan, ia pun merekayasa cerita menjadi korban perampokan.

Ia pun mengarang cerita jika uang tunai Rp 11 juta dan delapan mayam emas untuk mas kawin dirampok dengan harapan pernikahan dibatalkan.

Baca juga: Kasus Pria Diikat di Jembatan Ternyata Rekayasa, Seolah-olah Dirampok Agar Batal Nikah

Dalam skenarionya, Kahar akan mengaku dirampok saat menunggu bus saat hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur pada Selasa (17/3/2020).

Agar lebih menyakinkan, Kahar sengaja masuk ke bawah jembatan Desa Seneubok Pidie, Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur.

Ia kemudian bergulingan di lumpur dan mengikat sendiri tanggannya lalu berteriak minta tolong.

Teriakan Kahar didengar oleh warga sekitar. Pria yang sekujur tubuhnya penuh lumpur itu langsung dibantu warga. Kepada warga, Kahar pun bercerita sebagai korban perampokan seperti skenario yang ia buat.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pria Terikat di Bawah Jembatan, Kondisinya Lemas dan Diduga Korban Perampokan

Karena kondisinya lemas, warga mengevakuasinya ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak.

Saat awal dimintai keterangan, Kahar mengaku dipaksa oleh orang yang belum diketahui identitasnya masuk ke mobil jenis minibus di Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Regional
Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Tenaga Medis Kelelahan

Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Tenaga Medis Kelelahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X