Cegah Penyebaran Corona, Jam Kerja ASN Jatim Dipecah 2 Shift

Kompas.com - 19/03/2020, 23:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/GHINAN SALMANGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemprov Jawa Timur memberlakukan jam kerja baru bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan provinsi sejak hari ini, Kamis (19/3/2020).

Jam kerja staf dan eselon IV dibagi dalam dua shift, sementara eselon III dan eselon II masuk seperti biasa.

Kebijakan itu diambil untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Baca juga: Klarifikasi Tes dan Perawatan Corona Gratis di Surabaya, Pemkot Hanya Tanggung Biaya Swab

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pejabat eselon II dan II wajib masuk seperti biasa karena dianggap sebagai motor percepatan kinerja Satuan Tugas Pencegahan Covid-19.

"Dengan catatan, mereka harus tetap melaksanakan SOP untuk protokol Covid-19, seperti menyiapkan tempat cuci tangan dengan air mengalir serta hand sanitizer," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (19/3/2020).

Khofifah mengingatkan, pegawai yang mengalami demam, batuk, dan flu harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Mantan Menteri Sosial itu memerinci, dua shift itu ialah, shift pertama pukul 08.00-11.30 WIB dan shift kedua pukul 12.00-15.30 WIB.

Pemberlakuan shift tersebut membuat jam kerja ASN di Pemprov Jatim menjadi 3,5 jam sehari, sebelumnya 8,5 jam sehari.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah meliburkan siswa SMA dan SMK untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Jamin Bahan Pokok Tersedia, Warga Maluku Diminta Tak Panik

Aktivitas belajar mengajar kelas X dan XI dipindahkan ke rumah masing-masing.

Sementara, siswa kelas XII tetap bersekolah karena akan menghadapi ujian nasional.

Khofifah juga mengimbau kepala daerah di Jawa Timur menutup tempat hiburan malam karena berpotensi menimbulkan kerumunan dan penyebaran virus corona.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X