Kompas.com - 19/03/2020, 20:33 WIB
Ilustrasi shalat KOMPAS.com/ANDI HARTIKIlustrasi shalat

PALEMBANG, KOMPAS.com - Acara doa bersama meminta perlindungan Tuhan dari wabah virus corona atau Covid-19 yang diagendakan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan batal digelar.

Kepala Bidang Protokol Kabupaten Muara Enim Ari Irawan, mengatakan, batalnya kegiatan tersebut setelah mereka mendapatkan masukan dari seluruh pihak.

Setelah dipertimbangkan, agenda itu akhirnya dibatalkan.

Baca juga: Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

"Rencananya acara tersebut digelar hari ini. Kemudian melihat dari perkembangan, akhirnya acara itu dibatalkan," kata Ari melalui telepon, Kamis (19/3/2020).

Ari menerangkan, mereka saat ini juga menerapkan social distancing (menjaga jarak) berupa menghindari keramaian, menghindari kontak fisik dan sebisa mungkin tetap berada di rumah.

Untuk melaksanakan hal tersebut, murid tingkat PAUD dan TK pada 20 Maret besok akan diliburkan hingga 4 April 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tersangkut Kasus Narkoba, ASN Dinas PUPR Muara Enim Ditangkap

 

Sementara, untuk tingkat SD-SMP tetap belajar dan meniadakan aktivitas ekstrakulikuler serta aktivitas lain di luar sekolah.

"Ini juga berlaku bagi ASN. Tetap bekerja, namun mengurangi kegiatan dinas di luar kota atau luar negeri, kecuali atas perintah Bupati," ujarnya.

Gubernur Sumsel: ibadah bisa dilakukan di rumah

Gubernur Sumsel Herman Deru juga angkat bicara mendengar adanya agenda doa bersama yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Herman mengutarakan, ia tak menghalangi kegiatan tersebut.

Hanya saja, pemerintah Kabupaten harus menyiapkan alat yang memadai, seperti cairan antiseptik dan pengukur suhu tubuh sebagai antisipasi.

"Saya tidak memerangi kerumunan tapi memerangi corona. Namun ibadah itu bisa saja dilakukan di dalam rumah dengan memanfaatkan teknologi yang ada dalam waktu bersamaan," ucap Herman.

Baca juga: Aa Gym Ajak Warga Jabar Berjihad Memotong Peluang Penularan Corona



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X