Cegah Banjir di Jatinangor, BBWS Citarum dan Unpad Segera Bangun Embung Berkapasitas 100.0000 Meter Kubik

Kompas.com - 19/03/2020, 19:41 WIB
Warga membersihkan rumah yang masih terendam banjir di Kawasan Sayang, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (29/2/2020). Sedikitnya 2.000 jiwa dari 660 kepala keluarga di lima area kawasan Jatinangor tersebut terdampak banjir bandang yang menyebabkan sejumlah pemukiman rusak berat dan ringan karena meluapnya aliran sungai Cikeruh pada Jumat (28/2/2020) lalu. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIWarga membersihkan rumah yang masih terendam banjir di Kawasan Sayang, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (29/2/2020). Sedikitnya 2.000 jiwa dari 660 kepala keluarga di lima area kawasan Jatinangor tersebut terdampak banjir bandang yang menyebabkan sejumlah pemukiman rusak berat dan ringan karena meluapnya aliran sungai Cikeruh pada Jumat (28/2/2020) lalu.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebagai upaya pencegahan banjir di kawasan pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, BBWS Citarum bersama Unpad akan membangun embung.

Embung berkapasitas 100.000 meter kubik ini rencananya akan dibangun di lahan seluas 1,5 hektar.

Lokasinya berada di kawasan Universitas Padjajaran (Unpad) kampus Jatinangor. Tepatnya, di wilayah Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Cerita Warga Jatinangor yang Terendam Banjir, Panik Campur Takut Ular Berkeliaran

Direksi Pengawas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Harki Mulyawan mengatakan, pembangunan embung ini sebagai bagian dari pengelolaan air.

Sehingga, ketika musim penghujan, kawasan padat penduduk Jatinangor tidak jadi langganan banjir.

Selain itu, ketika musim kemarau, air dari embung tersebut dapat dimanfaatkan warga sehingga terhindar dari bencana kekeringan.

"Dengan adanya embung ini, kawasan Jatinangor bisa terbebas dari banjir, dan ketika musim kemarau tidak dilanda kekeringan," ujar Harki kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2020) sore.

Baca juga: Heboh Mayat Mengambang di Sungai Jatinangor, Ternyata Korban Hilang Sejak 5 Hari

Harki menuturkan, pembangunan embung ini telah dikoordinasikan dengan pihak Unpad.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada unsur Forkopimda Kecamatan Jatinangor, tokoh masyarakat, dan instansi terkait lainnya.

Harki menyebutkan, kedalaman embung mencapai 12 meter dan akan dibangun selama 300 hari kalender.

"Anggarannya dari APBN, sudah disiapkan dengan nilai kontrak Rp 16 miliar. Jadi tinggal mulai melaksanakan pembangunannya," kata Harki. 

Baca juga: Sejak Jabar Siaga 1 Corona, Stok Masker Habis di Seluruh Minimarket di Jatinangor

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X