Cegah Covid-19, Prajurit Kodim Cianjur Semprot Rumah Penduduk

Kompas.com - 19/03/2020, 18:14 WIB
Seorang anggota TNI tengah menyemprot halaman rumah warga di salahsatu perkampungan di wilayah Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020) dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran corona. Dok: Penerangan Kodim 0608 CianjurSeorang anggota TNI tengah menyemprot halaman rumah warga di salahsatu perkampungan di wilayah Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020) dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran corona.

CIANJUR, KOMPAS.com – Prajurit TNI dari Kodim 0608 Cianjur, Jawa Barat, turut mengambil bagian dalam upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pencegahan dilakukan dengan cara menyemprot rumah penduduk dengan disinfektan, seperti yang dilakukan di Kampung Cijati, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur, Kamis (19/3/2020).

Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani terjun langsung memimpin jalannya kegiatan penyemprotan cairan kimia tersebut.

Baca juga: Polisi Cianjur Bagi-bagi 1.000 Botol Hand Sanitizer kepada Pengendara

Dandim bersama anggotanya menyisir setiap sudut perkampungan sambil menyemprotkan disinfektan ke rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar permukiman.

"Penyemprotan ini sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran virus corona yang saat ini sedang mewabah,” kata Rendra kepada wartawan usia giat, Kamis.

"Dipilihnya lokasi ini, karena kebetulan kita sedang melaksanakan kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di sini,” ucapnya. 

Pada kesempatan itu, sebanyak 35 rumah warga disemprot, termasuk fasilitas umum dan rumah ibadah.

“Virus corona ini sangat cepat penyebarannya sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi, salah satunya dengan cara seperti ini," ujar dia.

Ketua RW 003 Kampung Cijati Agus Gunawan (38) mengapresiasi kegiatan bersih-bersih lingkungan yang digagas TNI.

Baca juga: Pulang dari Eropa, Rombongan Pejabat PDAM Cianjur akan Diisolasi

Hal itu menunjukkan kepedulian dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

"Sangat berterima kasih. Karena kami juga selaku warga sedang khawatir dengan situasi dan kondisi sekarang ini, yang sedang ramai wabah corona," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X