Warga NTT Mengeluh Harga Thermo Gun Naik Jadi Rp 1 Juta per Unit

Kompas.com - 19/03/2020, 15:17 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan keluhan dari warga terkait meroketnya harga alat kesehatan seperti alat pemindai suhu tubuh.

"Ada keluhan dari masyarakat, kalau harga thermo gun, yang sebelumnya Rp 300.000, saat ini sudah naik menjadi Rp 700.000 hingga Rp 1 juta," kata Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu kepada Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Kronologi Seorang Pria Tewas Dibacok di Depan Istri Setelah Pulang dari Pesta Pernikahan

Secara ekonomi, kata dia, wajar jika harga alat tersebut naik karena permintaan yang tinggi. Tapi, hal itu dilakukan pada saat yang tak tepat.

"Sangat tidak etis, karena orang membutuhkan alat itu, saat dia mau melindungi diri dari kematian," tegas Marius.

Pemprov NTT meminta para penjual alat kesehatan tak memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga alat kesehatan.

Menurutnya, harga bisa dinaikkan saat kehidupan dalam keadaan normal.

Saat ini, seluruh lapisan masyarakat sedang berjuang melawan penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya NTT.

"Tapi saat ini kita sedang berada dalam suasana yang sangat mencekam seperti ini. Mohon hukum ekonomi itu dikesampingkan demi kehidupan kita semua, termasuk yang menjual produk thermal gun," kata Marius.

Marius berharap pihak tertentu tak mengambil untung dengan menaikkan harga barang yang dibutuhkan masyarakat.

Pemprov NTT juga mengingatkan pedagang tak menimbun masker dan hand sanitizer.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Regional
Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Regional
KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X