Kompas.com - 19/03/2020, 12:57 WIB
Pemprov Sumbar belum meliburkan sekolah setelah menggelar rapat bersama, Senin (16/3/2020) di Padang Dok: Humas Pemprov SumbarPemprov Sumbar belum meliburkan sekolah setelah menggelar rapat bersama, Senin (16/3/2020) di Padang

PADANG, KOMPAS.com - Kendati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar sebelumnya telah mengeluarkan edaran belum meliburkan sekolah, namun Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Limapuluh Kota, mengeluarkan kebijakan sendiri meliburkan sekolah.

Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona yang telah menyerang sejumlah provinsi di Indonesia.

Dalam surat instruksi Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran Nomor 06 Tertanggal 19 Maret itu, disebutkan mulai 20 Maret hingga 2 April 2020, semua proses belajar mengajar dari tingkat PAUD hingga SMA dialihkan ke rumah masing-masing.

"Selama kegiatan belajar mengajar di rumah, siswa dilarang berkumpul ke tempat keramaian," kata Fadly Amran yang dihubungi Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: DPRD Kritik Kebijakan Gubernur Sumbar yang Belum Liburkan Sekolah

Dalam surat itu, kata Fadly, guru diminta memberikan tugas sesuai dengan program belajar yang sudah direncanakan.

Sementara itu, empat daerah lainnya hanya meliburkan sekolah mulai dari tingkatan PAUD hingga SMP yang menjadi kewenangannya.

Sedangkan SMA sederajat menjadi kewenangan provinsi sehingga mengacu ke surat edaran gubernur Sumbar.

Empat daerah itu meliburkan sekolah dan menggantinya dengan belajar di rumah selama 14 hari ke depan.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan pihaknya tidak mempersoalkan bupati dan wali kota mengeluarkan kebijakan meliburkan sekolah.

"Yang tahu daerahnya sendiri yaitu bupati dan wali kotanya. Jadi tidak ada masalah," kata Irwan Prayitno.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat masih belum meliburkan siswanya terkait penyebaran virus corona.

Kebijakan itu berdasarkan hasil rapat gubernur, bupati dan wali kota se-Sumbar, Senin (16/3/2020) di Padang.

"Kita sudah rapat membahas aspirasi masyarakat agar sekolah diliburkan. Mempertimbangkan edaran menteri pendidikan dan arahan presiden, kita putuskan untuk sementara sekolah belum diliburkan," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai rapat.

Baca juga: Tak Ada Pasien Positif Corona di Sumbar, Sekolah Pun Belum Diliburkan

Irwan Prayitno mengatakan kesepakatan untuk tidak meliburkan sekolah karena menilai penyebaran corona masih dalam skala ringan sebab belum seorang pun yang dinyatakan positif di Sumbar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X