Kompas.com - 19/03/2020, 05:45 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di rujab gubernur Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di rujab gubernur Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengungkapkan, 8.000-an peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia dari berbagai daerah di Indonesia dan 478 warga negara asing (WNA) dari 48 negara melakukan kunjungan ke masjid-masjid. 

“Sudah ada 8.000 an orang peserta Ijtima Dunia 2020 Zona Azia dan diantaranya 478 WNA dari 48 negara. Itu menurut laporan yang kami terima, sebagai besar sudah berada di Indonesia dan berkeliling ke mesjid-mesjid,” ungkap Nurdin, Rabu (18/3/2020) malam.

Nurdin bersama Bupati Gowa dan Forkopimda bernegosiasi dengan panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia agar ditunda.

Baca juga: Pertemuan Ijtima Dunia 2020 yang Akan Dihadiri Peserta dari 48 Negara Diusulkan Ditunda

 

Diharapkan juga, peserta yang telah tiba di Kabupaten Gowa agar segera kembali ke daerah masing-masing, termasuk 478 WNA kembali ke negara asalnya.

“Acara itu tidak ada izin, kita minta acaranya ditunda. Diharapkan semua peserta kembali ke daerah masing-masing dan termasuk 478 WNA kembali ke negara asalnya,” tuturnya.   

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nurdin menjelaskan, jauh hari sebelumnya pihaknya telah meminta kepada panitia agar acara ditunda.

Akan tetapi, panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia tetap nekat menggelarnya di Pakkatto, Kabupaten Gowa.

 “Sebenarnya ini panitianya ini saya tidak mengerti, kita sudah sampaikan jauh hari sebelumnya. Setelah mulai peristiwa Wuhan itu, kita minta pertemuan itu ditunda. Bahkan Bupati Gowa sendiri menolak kegiatan itu dilaksanakan di Gowa,” tutur Nurdin.

Dengan pertimbangan demi kebaikan banyak orang, lanjut Nurdin, pihaknya bersama Forkopimda Sulsel di antaranya Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV Hasanuddin memutuskan kegiatan itu ditiadakan.

Baca juga: Gubernur Sulsel Sebut 8.000 Peserta Ijtima Ulama Dunia Sudah Berada di Gowa

Bahkan beberapa kegiatan nasional maupun internasional di Sulsel semuanya ditunda.

“Kemarin kita kaget dengan mereka mulai berdatangan. Nah, oleh karena itu, inisiatif Kapolda, agar orang ini tidak kemana-mana. Kita jemput di pelabuhan, kita arahkan agar terkontrol semua. Jadi kita antar sampai ke tempat markas mereka. Sekarang kita ada tim kesehatan di sana,” jelasnya.

Diketahui, Ijtima Dunia 2020 Zona Asia akan dilaksanakan 20-22 Maret 2020 di Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Selain 8.000-an orang dari berbagai daerah di Indonesia, ratusan peserta dari 48 negara juga akan hadir.

 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.