Dua WN Jepang yang Diisolasi di RSUD Ambon akan Hadiri Acara Rohani

Kompas.com - 18/03/2020, 21:56 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

AMBON, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang menyebut dua warga negara (WN) Jepang yang diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Haulussy Ambon merupakan pasangan suami istri.

Dua WN Jepang itu akan menghadiri acara rohani yang digelar di Kota Ambon.

"Mereka tiba di Jakarta pada tanggal 2 Maret, kemudian besoknya tanggal 3 Maret mereka terbang ke Ambon, datang untuk ikut acara rohani," kata Kepala Satuan Tugas Pencegahan Virus Corona Maluku itu saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2020) malam.

Baca juga: Dua WN Jepang Diduga Terinfeksi Corona Diisolasi di RSUD Ambon

Kasrul mengatakan dua WN Jepang itu kini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Mereka diobservasi di ruangan isolasi RSUD Dr Haulussy Ambon selama 14 hari. 

Menurut Kasrul, dua pasien itu telah berada di RSUD Dr Haulussy Ambon sejak Senin (16/3/2020).

Mereka memeriksakan diri ke rumah sakit karena mengeluh demam.

"Dan saat ini sedang diawasi sebab keduanya juga berasal dari negara yang terpapar Covid-19,” katanya.

Namun, Kasrul tak memerinci aktivitas dua WN Jepang itu sebelum dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Haulussy Ambon Rita Taihitu mengatakan, dua pasien asal Jepang mengeluhkan gejala seperti pasien terpapar virus corona.

“Pasien (WN Jepang) saat ini dalam pengawasan,” kata Rita kepada Kompas.com.

Baca juga: Satpol PP Jakbar Perbolehkan Anak-anak ke Warnet Hanya untuk Kerjakan Tugas Sekolah dan Langsung Pulang

Dua WN Jepang itu menambah daftar PDP yang dirawat di RSUD Ambon.

Sebelumnya, RSUD Ambon telah mengisolasi satu PDP terkait virus corona. Sehingga, tiga PDP terkait virus corona saat ini dirawat di RSUD Ambon.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X