Jelang Ijtima Ulama Dunia, Ratusan WNA Sudah Tiba di Gowa

Kompas.com - 18/03/2020, 21:00 WIB
Petugas KKP Pelabuhan Makassar saat menyemprotkan cairan disinfektan di kapal pelni KM Lambelu, Selasa (17/3/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPetugas KKP Pelabuhan Makassar saat menyemprotkan cairan disinfektan di kapal pelni KM Lambelu, Selasa (17/3/2020).

 

Warga negara asing tersebut terlebih dahulu tiba di Bandara Soekarno Hatta Tangerang lalu kemudian melanjutkan perjalanan ke Makassar. WNA tersebut tidak tercatat di keimigrasian Makassar.

"Mereka masuknya bukan dari tempat pemeriksaan imigrasi di Bandara Sultan Hasanuddin tapi melalui Jakarta dan tempat lain sehingga masuk di Makassar sudah kategori domestik tidak melalui lagi petugas imigrasi," imbuh Pallawarukka. 

Meski demikian, Pallawarukka menyebut ratusan warga negara asing yang tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sudah melalui proses pemeriksaan dari petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar.

Baca juga: KSP Tegaskan Social Distancing Dapat Putus Mata Rantai Virus Corona

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Pallawarukka, tidak ada yang menunjukkan gejala awal penyakit virus corona.

"Tidak ada yang terduga terpapar virus corona. Makanya Petugas Imigrasi Makassar menerima karena kita tidak berhak menolak kalau orang asing masuk ke wilayah kita. Apalagi tidak terpapar virus corona dan tidak masuk dalam daftar cekal," tutur Pallawarukka.

Mengenai imbauan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo yang meminta penundaan acara ijtima tersebut, Pallawarukka mengaku baru membacanya hari ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X