Kronologi 5 Pejabat PDAM Cianjur Pelesir ke Eropa di Tengah Wabah Corona

Kompas.com - 18/03/2020, 19:51 WIB
Lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat. melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona atau Covid-19 saat ini. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANLima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat. melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona atau Covid-19 saat ini.

CIANJUR, KOMPAS.com – Lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan karena bepergian ke luar negeri, tepatnya ke Eropa sejak 10 Maret 2020. 

Mereka pelesir di tengah wabah virus corona atau Covid-19 yang sudah jadi pandemi global menurut WHO. Serta di tengah imbauan untuk tidak bepergian ke luar negeri dan menghindari keramaian. 

Informasi yang didapat Kompas.com dari internal BUMD Pemkab Cianjur itu, kelima pejabat dimaksud, yakni direktur utama, direktur umum, kepala sub bagian kas, dan kepala bagian produksi bersama seorang stafnya.

Baca juga: Marah, Plt Bupati Cianjur Minta Pejabat PDAM yang Pelesir ke Eropa Pulang

Pelaksana harian Direktur Utama PDAM Tirta Mukti Cianjur Syamsul Hadi mengatakan, kelimanya berangkat sepaket atau bersama-sama dalam satu rombongan.

“Awalnya akan berangkat umrah, dan itu sudah jauh-jauh hari direncanakan, malah tadinya mau berangkat pada 5 Maret lalu. Namun, jadinya pada 10 Maret 2020,” kata Syamsul saat dikonfirmasi Kompas.com di ruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Disebutkan, kelimanya memanfaatkan cuti tahunan selama 14 hari untuk bepergian ke luar negeri.

“Mungkin, karena ibadah umrah kan sekarang dihentikan dulu sama Pemerintah Arab Saudi, jadinya agenda mereka oleh pihak travelnya dialihkan ke Eropa,” ucap dia. 

Baca juga: Pandemi Corona, Pejabat PDAM Cianjur Pelesir ke Eropa, Cuti Tahunan dan Urusan Pribadi

 

“Tapi, itu kan hanya dugaan-dugaan yah, karena saya sendiri sebenarnya tidak tahu agenda mereka di Eropa itu apa, karena memang kapasitasnya urusan pribadi,” sebut Syamsul.

Ditegaskan, cuti (liburan) merupakan hak karyawan, sehingga hak penggunaannya bebas kemana saja.

"Sebenarnya masih dalam koridor, hanya saja timing-nya yang kurang pas, sedang ramai seperti ini (wabah virus corona), melakukan perjalanan ke luar negeri," ujar dia.

Baca juga: Pejabat PDAM Cianjur Pelesir ke Eropa di Tengah Pandemi Corona, Ini Penjelasannya

Tanpa izin bupati

Terpisah, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku, keberangkatan mereka tanpa sepengetahuan dan izin dirinya selaku kepala daerah.

“Memang, mereka berangkat sebelum saya mengeluarkan instruksi (larangan pejabat Cianjur bepergian ke luar daerah). Namun, harusnya peka di tengah situasi seperti sekarang ini,” kata Herman di Pendopo, Rabu (18/3/2020).

Karena itu, Herman sangat menyesalkan, dan langsung menghubungi pihak manajemen PDAM untuk memerintahkan kelimanya segera pulang ke tanah air.

"Informasinya mereka baru akan pulang pada 23 Maret nanti. Namun, saya sudah telepon agar segera pulang, segera," ujar Herman.

Baca juga: BPBD: Stop Buang Sampah ke Sungai Jika Tak Mau Cianjur Jadi Langganan Banjir

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Regional
Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Sofian Dicakar Harimau | 3 Oknum TNI Keroyok Remaja SMA gara-gara Berebut Pacar

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Sofian Dicakar Harimau | 3 Oknum TNI Keroyok Remaja SMA gara-gara Berebut Pacar

Regional
Jalani Rapid Test Massal, 69 Pengunjung dan Pedagang Pasar di Brebes Reaktif

Jalani Rapid Test Massal, 69 Pengunjung dan Pedagang Pasar di Brebes Reaktif

Regional
Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Organisasi Profesi Nakes Laporkan Akun yang Rendahkan Perjuangan Lawan Corona

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X