Kompas.com - 18/03/2020, 11:18 WIB
Kalapas Perempuan Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat, Jaleha memberikan penjelasan terkait penutupan akses besukan, Rabu (18/3/2020). dok Lapas Perempuan PontianakKalapas Perempuan Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat, Jaleha memberikan penjelasan terkait penutupan akses besukan, Rabu (18/3/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat, resmi menutup akses besuk bagi warga binaan.

Penutupan besuk dilakukan mulai Rabu (18/3/2020) sampai 14 hari ke depan.

"Langsung kami beri penjelasan kepada pengunjung yang datang," kata Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak, Kalbar, Jaleha Khaera, Rabu pagi.

Menurut dia, selain memberikan penjelasan kepada pengunjung, mereka juga telah menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh warga binaan.

"Agar tidak ada missed komunikasi antara warga binaan, jadi tetap kami kasi penjelasan juga," ucap Jaleha.

Baca juga: Lapas Tasikmalaya Tutup Kunjungan Keluarga Tahanan Selama 14 Hari

Penutupan akses besuk ini terkait antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 masuk ke dalam lapas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut, sampai dengan Selasa (17/3/2020), pihaknya telah menangani 2 pasien positif Covid-19, 9 diisolasi dan 284 orang dalam pengawasan.

Masing-masing pasien yang positif telah dirawat di ruang isolasi di RSUD Soedarso Pontianak dan RSUD Abdul Azis Singkawang, Kalimantan Barat.

"Kondisi mereka dikabarkan semakin membaik," kata Harisson, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Mulai Besok, Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta Tak Terima Kunjungan untuk Warga Binaan

Kemudian, ada 9 orang pasien yang diisolasi, sebanyak 4 pasien di RSUD Soedarso Pontianak, 2 pasien di RSUD Abdul Azis Singkawang, 1 pasien di Rumah Sakit Pemangkat dan 2 pasien di RSUD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

"Mereka 9 pasien ini masih menunggu hasil uji laboratorium," ujar Harisson.

Menurut dia, 3 pasien yang diisolasi rumah sakit bukan rujukan seperti di Rumah Sakit Pemangkat dan RSUD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memang tak harus dirujuk, karena statusnya masih dalam pengawasan.

"Namun mereka tetap ditempatkan di ruang isolasi dan petugas kesehatan yang merawatnya juga menggunakan alat pelindung diri," tutur Harisson.

Sementara itu, sebaran 284 orang dalam pengawasan masing-masing, ada 81 orang di Kota Pontianak, 46 orang di Kabupaten Sanggau, 124 orang di Kabupaten Sintang, 14 orang di Kabupaten Kubu Raya, 17 orang di Kabupaten Sambas dan 1 orang di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X