Kompas.com - 17/03/2020, 23:08 WIB
BARANG BUKTI—Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fattah Meliana menunjukkan barang bukti ribuan masker yang disita dari tangan dua pelaku yang diduga menimbun masker di Kota Madiun, Selasa (17/3/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBARANG BUKTI—Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fattah Meliana menunjukkan barang bukti ribuan masker yang disita dari tangan dua pelaku yang diduga menimbun masker di Kota Madiun, Selasa (17/3/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun Kota memberhentikan sebuah mobil mencurigakan di parkiran gerai makanan siap saji di Jalan Panglima Sudirman, Kota Madiun, Jawa Timur.

Polisi menyita ribuan masker yang tersimpan dalam kardus siap jual dari dalam mobil itu.

Polisi juga menangkap paman dan keponakan, EK dan PY, yang memiliki ribuan masker itu.

“Setelah kami lakukan penyelidikan kami mengamankan dan mendapatkan barang bukti berupa ribuan masker. Sementara pelaku masih kami dalami dan kembangkan,” kata Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Fattah Meliana kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: RSUD Kardinal Isolasi Warga yang Sakit Sepulang dari Bali

Fattah mengatakan, polisi memburu penimbun masker setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait kelangkaan masker di toko dan apotek.

Fattah juga menerima informasi tentang upaya daur ulang masker. 

Dari penyergapan itu, polisi menyita 1.200 buah masker. Berdasarkan keterangan pelaku, satu kotak masker dijual seharga Rp 350.000.

Padahal, harga normal satu kotak masker hanya Rp 30.000.

Fattah menyebut, pelaku yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro itu akan menjual ribuan masker tersebut di Kabupaten Madiun.

Baca juga: Gubernur Sumsel Tetapkan Status Waspada Corona, tapi Tak Liburkan ASN

Jika terbukti bersalah, dua pelaku yang merupakan paman dan keponakan itu akan disangkakan dengan Pasal 107 Undang-Undang Tentang Perdagangan.

Mereka diancam hukuman maksimal lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X