Cegah Corona, Shalat Jumat dan Berjemaah di Masjid Raya Bandung Sementara Ditiadakan

Kompas.com - 17/03/2020, 20:40 WIB
Petugas tengah melakukan penyemprotan di area lingkungan Masjid Raya Bandung. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPetugas tengah melakukan penyemprotan di area lingkungan Masjid Raya Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Shalat Jumat dan shalat wajib berjamaah di Masjid Raya Bandung untuk sementara waktu ditiadakan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran wabah virus corona ( covid-19).

Keputusan ini tertuang dalam maklumat berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung.

Isi maklumat yang mulai tersebar di media sosial tersebut dibenarkan Pengurus Imaroh Masjid Raya Bandung Muhammad Yahya Ajlani.

"Iya benar," kata Yahya yang dihubungi, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, Disinfektan Disemprotkan di Masjid Raya Bandung

Menurutnya, keputusan tersebut dilandasi dari berbagai macam pertimbangan.

"Pertama landasan hukumnya jelas dari kondisi yang sekarang sudah mafhum semua, Gubernur dan Wali Kota sudah mengeluarkan surat edaran, ulama juga mengeluarkan fatwa, kemudian ada landasan normatif dari Al Quran surat Al-Baqarah ayat 185 dan 195, ada juga Al-Anfal ayat 25 kemudian juga dari hadis," kata Yahya

Dikatakan, keputusan ini akan berlaku hingga dua pekan ke depan.

"Dua minggu sesuai anjuran Pemerintah," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil Kurban Sapi 600 Kg, Jokowi Titip Sapi 900 Kg di Masjid Raya Bandung

Masih bisa untuk shalat

Yahya menjelaskan, Masjid Raya Bandung ini berdekatan dengan alun-alun yang biasa dikunjungi warga dari berbagai daerah begitupun dengan jemaahnya.

Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi terjadinya penyebaran corona.

"Hal itu menjadi rawan, kalau masjid kecil kan terdeteksi orangnya dari mana saja, kalau di sini kan orang-oranya setiap hari pasti berbeda-beda, jadi ini upaya antisipasi daripada berbahaya," kata Yahya.

Menurutnya, penutupan ini tidak dilakukan secara total. Bahkan shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah hari ini saja masih dilakukan hanya terlihat tak banyak seperti biasanya.

Warga pun masih bisa mengakses area masjid hanya terbatas.

"Sebenarnya tidak ditutup total, di luar masih bisa untuk shalat, sebelah kiri dan kanan masjid bisa di dalam juga, toilet tetap dibuka cuma tidak dibuka seperti biasa," kata Yahya.

Baca juga: Jemaah Shalat Jumat di Masjid Jawa Tengah Akan Diseleksi Sesuai Protokol Kesehatan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Pelaku Pembakaran Anak Punk di Salatiga Ditangkap, 4 Masih Buron

1 Pelaku Pembakaran Anak Punk di Salatiga Ditangkap, 4 Masih Buron

Regional
Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Regional
Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Regional
Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X