Lewat Vlog, Risma Ajak Arek Suroboyo Lawan Covid-19, Tak Boleh Ada Lockdown, Lakukan Social Distancing

Kompas.com - 17/03/2020, 19:49 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder untuk mencegah penularan virus Covid-19 di Graha Sawunggaling, Surabaya, Senin (16/3/2020). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder untuk mencegah penularan virus Covid-19 di Graha Sawunggaling, Surabaya, Senin (16/3/2020).

KOMPAS.com - Melalui vlognya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak setiap warga Surabaya untuk membantu mencegah virus corona menyebar di kota pahlawan.

Mengutip akun Instagram Humas Pemkot Surabaya, @banggasurabaya, Risma mengedukasi arek suroboyo cara untuk terhindar dari virus corona.

Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah.

"Hai guys, aku ingin menyampaikan pesan. Tolong kita bantu yok, ramai-ramai pengelola tempat ibadah, masjid, gereja, pura, wihara, untuk memperingan pekerjaan mereka merawat tempat ibadah. Dianjurkan tidak gunakan karpet dan peralatan yang bisa mengakibatkan terjangkit virus Covid-19," ujar Risma melalui vlognya, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, Risma Terapkan Social Distancing, Lockdown Bukan Pilihan

Risma juga menyarankan agar jarak dalam bersosialisasi dibatasi, sekitar 1 meter.

"Jadi kalian yang pacaran juga untuk sementara enggak perlu pegangan tangan enggak apa-apa, kalau duduk juga jaraknya agak jauh. Jarak yang dianjurkan 1 meter," ujar Risma.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

• • Yuk! Simak himbauan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam melawan #LawanCOVID19 • #BanggaSurabaya

A post shared by Bangga Surabaya (@surabaya) on Mar 17, 2020 at 4:54am PDT

Wali Kota dua periode ini juga menganjurkan untuk mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Risma mengatakan, semua hal itu perlu dilakukan agar Surabaya terhindar dari corona.

Karena akan sangat besar efeknya jika virus tersebut berhasil masuk ke Surabaya.

Salah satunya yang terdampak adalah perekonomian.

"Kalau sampai banyak yang terkena penyakit dan kota ini kemudian berhenti perekonomiannya, akan sangat merugikan kita semua. Kalian tidak bisa sekolah, kalian tdak bisa bekerja, dan orangtua kalian tidak bisa cari nafkah," ujar Risma.

Baca juga: Wali Kota Malang: Bukan Otoritas Saya Menutup Wilayah

"Makanya kota ini harus sehat dan tetap bisa digunakan untuk beraktivitas bersama. Tidak boleh ada lockdown di kota ini," ujar Risma.

Risma mengatakan, pihaknya juga akan membuat sebuah website agar warga Surabaya bisa memantau seluruh aktivitas terkait antisipasi corona di Surabaya.

"Kalau ada masukan atau mau pingin sekolah saya diapakan, harus seperti apa, kami akan punya situs namanya lawancovid-19. kalian bisa lihat di situ," ujar Risma.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X