Kompas.com - 17/03/2020, 18:40 WIB
Dua orang warga Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri) yang diketahui suami istri dirujuk ke Rumah sakit umun provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib di Tanjungpinang, Senin (16/3/2020). Dok. IstimewaDua orang warga Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri) yang diketahui suami istri dirujuk ke Rumah sakit umun provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib di Tanjungpinang, Senin (16/3/2020).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana mengatakan saat ini ada satu orang warga Tanjungpinang, Kepri berusia 75 tahun dinyatakan positif terinveksi virus corona.

Dan saat ini pasien tersebut berada di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

"Yang bersangsangkutan sudah berada di ruang isolasi RSUP Raja Ahmad Thabib," kata Tjetjep melalui telepon, Selasa (17/3/2020).

Tidak saja sipasien, Tjetjep mengatakan bahkan keluarga pasien juga ikut di observasi dan telah diambil tes spesimennya atau swab tenggorokannya.

Baca juga: Kepri Disebut Aman dari Corona, Wisatawan Dipersilakan Berkunjung

Riwayat ke Malaysia

Tjetjep menjelaskan yang bersangkutan sebelumnya memang ada riwayat berpergian ke luar negeri, namun bukan untuk jalan-jalan.

Melainkan ke salahsatu rumah sakit yang ada di Johor Bahru, Malaysia untuk memeriksakan penyakitnya.

"Yang bersangkutan pergi ke Malaysia tanggal 5 Maret 2020, sampai di Malaysia pukul 12.00 waktu setempat di Stulang Laut. Dari sana pasien ke Rumah Sakit memeriksakan kesehatannya dan setelah itu sorenya balik ke Tanjungpinang. Jadi tidak menginap, akan tetapi pulang hari itu juga," jelas Tjetjep.

Baca juga: Antispasi Virus Corona, Murid PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar di Rumah

Batuk, pilek, mual, dan akhirnya positif corona

Pasien mulai mengeluhkan sakit pada tanggal 10 Maret  2020, dimulai dari batuk, pilek kemudian mual-mual.

Tanggal 12 Maretnya baru pasien berobat kepada seorang dokter di salah satu klinik di Tanjungpinang.

Di sanalah kondisi pasien semakin menurun hingga akhirnya di rujuk kerumah sakit pada tanggal 13 Maret 2020.

"Tanggal 14 Maretnya pasien diambil swab tenggorokannya dan tanggal 17 Maret, siang tadilah diketahui hasilnya positif bahkan juga telah diumumkan juru bicara untuk penanganan Covid-19 virus corona, dr Achmad Yurianto," papar Tjetjep.

Baca juga: Cegah Corona, Warga Tanjungpinang Diminta Kurangi ke Luar Negeri

Keluarga pasien diobservasi

Untuk pihak keluarga si pasien, Tjetjep mengaku dilakukan observasi sejak tanggal 16 Maret 2020, malam tadi dan di isolasi diruang guest house RSUP Raja Ahmad Thabib.

Bahkan tidak saja pihak keluarga, Tjetjep mengaku saat ini pihaknya tengan melakukan penelusuran, selama di Tanjungpinang sepulang dari Malaysia, pasien telah ketemu sama siapa saja.

Untuk tenaga medis yang melakukan pemeriksaan terhadap sipasien selama ini memang menggunakan pakaian pelindung diri, namun tetap dilakukan tes kesehatan untuk para medis tersebut.

"Bisa saja ada orang-orang lain, seperti kontak primer, kontak skunder dan kontak tersier harus dicek," terang Tjetjep.

Baca juga: Plt Gubernur Kepri Sambut Rencana Jokowi Bangun RS untuk Pasien Corona di Pulau Galang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X