Pasien Negatif Corona Masih Diisolasi di RSUP Kandou Manado

Kompas.com - 17/03/2020, 18:20 WIB
Satgas Covid-19 saat memberikan penjelasan, di ruang media center kantor Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (17/3/2020) pukul 11.51 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYSatgas Covid-19 saat memberikan penjelasan, di ruang media center kantor Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (17/3/2020) pukul 11.51 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Satu pasien negatif virus corona masih diisolasi di RSUP Kandou Manado, Sulawesi Utara.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Steven Dandel mengatakan, pasien ini memiliki riwayat penyakit gagal ginjal dan diabetes melitus.

"Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal dan diabetes melitus. Justru penyakit ini yang ditanggulangi bersama tenaga medis di RSUP Kandou saat ini," ujarnya saat konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan Daerah Sulut, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Dirawat di Ruang Isolasi RSMH Palembang, 3 Orang Ditetapkan PDP Corona

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulut ini menjelaskan, konsen Satgas Covid-19 Sulut dan dokter penanggungjawab tenaga medis di RSUP Kandou merawat penyakit pasien tersebut.

"Itu yang lagi diupayakan sebaik mungkin. Kita berupaya supaya yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan maksimal," ucapnya.

Menurutnya, pasien yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 bukan berarti yang bersangkutan sudah pasti sembuh.

Pasalnya, ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus diikuti oleh tim medis di rumah sakit untuk menyatakan pasien telah sembuh dari Covid-19.

"Salah satunya, masih ada serial pemeriksaan lagi, sudah diambil sampel tahap tiga, juga sudah dikirim. Jadi kita tinggal tunggu hasilnya," kata dia.

Baca juga: Mahasiswa Asal Polman yang Berkuliah di Depok Jadi Suspect Corona

Dia menambahkan, butuh beberapa serangkaian pemeriksaan untuk menetapkan pasien negatif corona.

"Harus kita pahami, virus itu sebagian besar adalah penyakit yang sembuh sendiri. Istilahnya self limiting disease. Dengan perawatan yang baik maka virus akan hilang dalam tubuh," katanya.

Sebelumnya ia menjelaskan, pasien yang dikonfirmasi positif corona itu berdasarkan hasil sampel pertama.

"Sampel pertama diambil pada Senin (9/3/2020) diterima hasil hari Jumat (13/3/2020) hasilnya positif. Kemudian, sampel kedua diambil Selasa (10/3/2020) dan hasil yang didapat Sabtu (14/3/2020) negatif. Artinya pada pengambilan sampel kedua di tubuh pasien tidak ditemukan lagi virus corona," tutur dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X