Papua Siaga Darurat Corona Selama 14 Hari, ASN Kerja dari Rumah

Kompas.com - 17/03/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan status siaga darurat selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya Bumi Cenderawasih.

"Siaga darurat ini sampai 14 hari, nanti kita lihat perkembangan. Tidak ada lockdown, hanya siaga darurat yang akan diturunkan dari provinsi ke kabupaten atau kota," kata Sekretaris Daerah Papua TEA Hery Dosinaen di Jayapura, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Mbah Lukita Meninggal di Parkiran RSUD Jepara, Sempat Tunggu 2 Jam di Ambulans Desa

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Provinsi Papua akan bekerja dari rumah masing-masing.

Hal yang sama juga berlaku untuk pelajar di Provinsi Papua. Para pelajar akan belajar dari rumah hingga 31 Maret 2020.

"Tidak ada libur, tetapi ASN tetap bekerja di rumah masing-masing," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPR Papua Jhony Banua meminta seluruh pendatang yang memasuki Provinsi Papua diperiksa secara serius.

Jarak penerbangan menuju Papua yang cukup jauh bisa dimanfaatkan untuk memeriksa calon pendatang. Mereka bisa diperiksa sebelum menaiki pesawat atau kapal.

"Kami ingin semua orang yang akan masuk dilakukan tes lebih awal, baik di pesawat maupun di kapal, karena kita tahu pemeriksaan di bandara hanya sekali, kalau dia minum parasetamol dan sebagainya, lalu panasnya turun maka dia lolos," kata dia.

Banua meminta aparat keamanan mengawasi ketersediaan bahan pokok dan persediaan bahan bakar minya (BBM).

Baca juga: Ini Protokol Resmi Kemenkes tentang Gejala Awal Covid-19 dan Apa yang Harus Dilakukan

Ia khawatir ada pihak tak bertanggung jawab yang memafaatkan kondisi ini dengan menimbun persediaan.

"Kita akan lakukan operasi pasar, menjaga tidak adanya penumpukan barang untuk menjaga stabilitas sehingga masyarakat tidak panik," kata Banua.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X