Menolak Diisolasi, Pasien Suspect Corona di Kudus Kabur dari Rumah Sakit

Kompas.com - 17/03/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang pasien suspect virus corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Mardi Rahayu, Kudus, Jawa Tengah, diduga melarikan diri saat akan dilakukan isolasi.

Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, pemerintah daerah setempat hingga saat ini masih berusaha memburu keberadaan pasien bersangkutan.

Juru Bicara RS Mardi Rahayu, Yuliana Wara mengatakan, pasien yang sudah diketahui identitasnya itu sebelumnya melakukan pemeriksaan di instalasi gawat darurat (IGD) pada Minggu (15/3/2020), sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Pasien Anak Positif Corona di RSUP Sardjito Kondisinya Membaik

Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pasien tersebut diduga atau suspect virus corona.

Sebab, mengeluhkan batuk disertai demam. Terlebih, pasien itu juga diketahui memiliki riwayat pergi ke luar negeri, yaitu umrah dan ke Australia sekitar dua minggu terakhir.

"Setelah dijelaskan bahwa diduga (suspect) COVID-19 dan perlu dirujuk ke Ruang Isolasi RSUD Kudus, pasien menolak. Dia memaksa meninggalkan rumah sakit," ujar Yuliana seperti dilansir Tribunjateng.com pada Senin (16/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengetahui pasien tersebut kabur, pihak RS kemudian melaporkannya ke Satgas COVID-19 Kudus.

"Kami harapkan pasien bisa mematuhi arahan petugas kesehatan. Baik bila disarankan untuk mengisolasi diri di rumah atau diisolasi di rumah sakit. Supaya meminimalkan potensi penularan ke lebih banyak orang lain," ujar dia.

Baca juga: Suhu Tubuh di Atas 38 Derajat Celcius Dilarang Naik Kereta Api

Menyikapi kondisi itu, Kepala DKK Kudus, ‎Joko Dwi Putranto mengaku sudah melakukan koordinasi dengan DKK Demak.

Hal itu dilakukan karena pasien suspect corona yang diduga kabur tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Demak.

"Ya, ini kami bekerjasama dengan ‎Dinas Kesehatan Demak untuk menjemput pasien. Sampai sekarang tim belum ketemu pasien," jelas dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pasien Suspect Corona Kabur dari RS Mardi Rahayu Kudus, Dinkes Masih Memburu hingga Demak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X