Kompas.com - 17/03/2020, 13:47 WIB
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) dan Wakil Bupati Gresik Mochammad Qosim (kanan), saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (16/3/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) dan Wakil Bupati Gresik Mochammad Qosim (kanan), saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (16/3/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Rombongan siswa kelas VIII SMP 24 Cerme Gresik, Jawa Timur, berangkat study tour ke Bali, Minggu (15/3/2020).

Rombongan ini berangkat di saat wabah virus corona tengah ramai menjadi perbincangan di Indonesia.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto angkat mengatakan, sudah meminta agar rombongan  segera pulang ke Gresik.

Baca juga: Batam Anggarkan Rp 4 Miliar untuk Pencegahan Virus Corona

 

Ketika ditanya terkait sanksi, Sambari mengatakan mereka akan diberikan pembinaan, lantaran mereka berangkat sebelum surat edaran terkait pencegahan penyebaran virus corona resmi diedarkan.

"Study tour enggak ada, tutup semua, kita tidak mengizinkan," ujar Sambari kepada awak media, selepas apel untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di halaman gedung Pemkab Gresik, Senin (16/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi karena kemarin (saat rombongan berangkat) belum ada larangan secara instruksi dan baru hari ini, ya nggak ada (sanksi), tapi pembinaan. Sebab mulai hari ini tidak boleh," ucap dia.

Bahkan, Sambari sudah menginstruksikan kepada dinas dan instansi terkait, untuk dapat segera melakukan pemeriksaan pada saat rombongan kembali dan sampai di kampung halaman. Bila perlu, semua rombongan akan diperiksa kondisi suhu tubuhnya satu persatu sebagai langkah antisipasi.

"Segera kembali, balik, kita akan cek semua. Kalau perlu, turun bus langsung diperiksa (kondisi dan suhu dari peserta rombongan)," tutur Sambari.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik sudah menyiapkan tim medis untuk menyambut kedatangan rombongan.

Baca juga: Protokol Peliputan Corona bagi Jurnalis, Kenakan APD dan Tak Paksakan Diri jika Sakit

 

Dinkes Gresik juga bakal melakukan serangkaian tes kepada anggota rombongan sebelum pulang ke rumah masing-masing, di antaranya pengecekan suhu tubuh, respiration rate, tes tensi, hingga tracking kontak selama di lokasi.

Selain itu, meskipun nanti anggota rombongan lolos tes yang dilakukan, mereka bakal tetap diawasi selama 14 hari sesuai dengan prosedur pencegahan yang berlaku.

Dengan harapan, memastikan bahwa rombongan bersih dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.