Ruang Publik di Kota Sukabumi Mulai Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 17/03/2020, 13:24 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi KOMPAS.COM/BUDIYANTOWali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, mulai menyemprotkan disinfektan di sejumlah ruang publik.

Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi yang dimulai hari ini, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Begini Cara Jawa Barat Kelola Limbah Medis Bekas Pasien Corona

Lokasi yang disemprot hari ini yaitu Masjid Agung, Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi.

Selain itu, Pengadilan Negeri (PN), Gereja St Joseph, dan Balai Kota Sukabumi.

"Semua tempat ibadah dan layanan publik akan disemprot disinfektan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan di Masjid Agung, Selasa.

Baca juga: Begini Peta Sebaran Covid-19 di Jawa Barat

Menurut Fahmi, penyemprotan disinfektan akan dilakukan selama beberapa hari ke depan.

Fahmi juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan.

Hal ini agar menjaga stok dan persediaan untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Warga agar menghindari tempat-tempat yang berpotensi dapat menularkan infeksi corona atau Covid-19 dengan mengurangi aktivitas kegiatan di luar rumah," kata Fahmi.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Banten Jadi 5 Orang, 1 yang Meninggal Warga Pondok Aren

Data sementara dari Dinkes Kota Sukabumi, hingga Senin kemarin, tidak ada warga Kota Sukabumi yang tercatat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona.

Namun, ada sebanyak 30 warga Kota Sukabumi ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Regional
13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Regional
BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

Regional
Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Regional
Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Regional
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Regional
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Regional
Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Pasien di Samarinda Meninggal Dimakamkan Tanpa Protokol, Ternyata Positif Covid-19

Pasien di Samarinda Meninggal Dimakamkan Tanpa Protokol, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
Gus Ipul Dikabarkan Maju di Pilkada Kota Pasuruan, Petahana: Itu Wajar

Gus Ipul Dikabarkan Maju di Pilkada Kota Pasuruan, Petahana: Itu Wajar

Regional
Pria yang Viral Diseret dari Pesawat Diduga ODGJ, akan Diperiksakan ke RSJ

Pria yang Viral Diseret dari Pesawat Diduga ODGJ, akan Diperiksakan ke RSJ

Regional
Mengaku Pelaut, Mahasiswa Pelayaran di Makassar Tipu 2 Perempuan

Mengaku Pelaut, Mahasiswa Pelayaran di Makassar Tipu 2 Perempuan

Regional
Tol Padaleunyi KM 130 Tergenang hingga 50 Cm, Antrean Kendaraan hingga 8 Kilometer

Tol Padaleunyi KM 130 Tergenang hingga 50 Cm, Antrean Kendaraan hingga 8 Kilometer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X