Orangtua Balita yang Diisolasi di RSUP Dr Sardjito Yogya Negatif Covid-19

Kompas.com - 17/03/2020, 12:42 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dari hasil pemeriksaan, kedua orangtua balita yang diisolasi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dipastikan negatif Covid-19.

Kedua orangtua ini diisolasi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta setelah anak mereka yang berusia 3 tahun 8 bulan dipastikan positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan membenarkan hasil tes dari kedua orang tua balita negatif.

"Kedua orangtuanya itu dari hasil pemeriksaan dinyatakan negatif," ujar Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan saat dihubungi, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: RSUP Dr Sardjito Isolasi Balita 3 Tahun yang Sesak Napas Sepulang dari Depok

Banu menyampaikan hasil dari Litbangkes untuk kedua orangtua balita diterima oleh RSUP Dr Sardjito pada Senin (16/03/2020) petang.

Meski dinyatakan negatif, namun kedua orang tua balita ini masih di ruang isolasi RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Sebab mereka menemani anaknya yang masih balita di ruang isolasi.

Sehingga, status kedua orangtua ini Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Karena menunggui anaknya dalam ruang isolasi, masih kita tetapkan di sini dulu. Posisinya masih tetap di dalam karena anaknya belum dinyatakan negatif, padahal (usianya) tiga tahun tentunya perlu orangtua," ungkapnya.

Baca juga: Satu Balita di Sukabumi Masuk Dalam Pengawasan Terkait Virus Corona

Sebelumnya, balita berjenis kelamin laki-laki ini merupakan rujukan dari RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Pasien masuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta pada 9 Maret 2020.

Balita ini bersama orangtuanya mempunyai riwayat berkunjung ke Kota Depok, Jawa Barat.

Balita berusia 3 tahun delapan bulan ini pada Jumat (13/3/2020) dinyatakan positif Covid-19.

Kedua orangtua balita juga diisolasi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X