Satu Balita di Sukabumi Masuk Dalam Pengawasan Terkait Virus Corona

Kompas.com - 17/03/2020, 11:11 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Harun Al-Rasyid KOMPAS.COM/BUDIYANTOKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Harun Al-Rasyid

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang balita berusia 5 tahun dikabarkan masuk dalam status orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona di Sukabumi, Jawa Barat.

''Ya ada,'' kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi Harun Al-Rasyid selesai menghadiri telekonferensi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pendopo Sukabumi, Senin (16/3/2020).

Pasien dalam kategori ODP biasanya bagi mereka yang belum sakit, tetapi sudah kontak dengan pasien Covid-19.

Selain itu, pasien dengan kategori ODP bisa karena baru kembali dari negara atau wilayah yang sudah terjangkit virus corona.

Baca juga: Begini Peta Sebaran Covid-19 di Jawa Barat

Menurut Harun, pasien ODP masih memiliki kemungkinan kecil terkait virus corona.

Tingkatannya di bawah pasien dalam pengawasan (PDP).

''Tapi kita lihat dua hari pertama. Apabila ada perubahan (sehat), kita alhamdulillah,'' ujar Harun.

Menurut Harun, karena belum ada kepastian soal virus corona, belum bisa dipastikan dari mana penularan kepada balita tersebut.

''Mungkin salah satunya bisa terpapar oleh penyakit tersebut, akibat dari daya tahan tubuh anak, bisa dari lingkungan sekitar termasuk orangtua sebagai pembawanya,'' kata Harun.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Banten Jadi 5 Orang, 1 yang Meninggal Warga Pondok Aren

Dinkes Kabupaten Sukabumi mencatat, saat ini ada sebanyak 37 orang yang dipantau dan diawasi terkait virus corona.

Status ODP berjumlah 28 orang, dengan rincian sebanyak 18 orang telah selesai ditangani atau kembali sehat dan sebanyak 10 orang masih dalam pemantauan.

Kemudian, status PDP berjumlah 9 orang, dengan rincian sebanyak 2 orang selesai dan sebanyak 7 orang masih dalam pengawasan.

''Tujuh pasien berstatus PDP ini masih ditangani di rumah sakit,'' kata Harun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X