Warga Tegal yang Alami Gejala Terinfeksi Virus Corona Bisa Hubungi Nomor Ini

Kompas.com - 16/03/2020, 19:44 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menggelar Rakor dengan Forkopimda dan instansi terkait menyikapi Covid-19, di Balai Kota Tegal, Senin (16/3/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiWali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menggelar Rakor dengan Forkopimda dan instansi terkait menyikapi Covid-19, di Balai Kota Tegal, Senin (16/3/2020)

TEGAL, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, membuka nomor aduan bagi masyarakat yang ingin mendapat informasi dan layanan medis terkait virus corona atau Covid-19.

Melalui nomor PSC 119, dan 082211555119, diharapkan warga bisa segera melapor jika mengalami gejala mirip orang terinfeksi corona.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengungkapkan, nomor aduan tersebut sudah tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani dan disebarkan.

Baca juga: Cara Liga Australia Membendung Serangan Corona

Dedy juga sudah sejumlah kebijakan sebagai langkah kesiapsiagaan dan antisipasi penyebaran corona.

Di antaranya dengan meliburkan semua sekolah, menutup tempat pariwisata, tempat hiburan malam, membatasi pengunjung rumah sakit, dan lainnya.

Termasuk meminta seluruh pengelola tempat publik seperti restoran, rumah makan, dan pusat perbelanjaan, hingga perkantoran agar menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dilengkapi sabun.

Tak hanya itu, semua agenda baik skala kecil maupun besar Pemkot yang mengumpulkan banyak orang juga sudah dibatalkan. Mulai dari agenda lokal hingga nasional.

Baca juga: Catat, Ini Nomor Aduan Layanan Konsultasi Kesehatan Gratis di Semarang

Agenda perayaan Hari Jadi Kota Tegal ke-440 pada April mendatang dan pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Korwil III juga dibatalkan.

 

Selain nomor aduan, Pemkot Tegal juga memberikan layanan informasi tentang Covid-19 dalam Website: dinkes.tegalkota.go.id dan Instagram di @dinkeskotategal.

"Berharap berbagai upaya yang diambil dapat mencegah penyebaran wabah corona yang saat ini sudah menjadi pandemi di dunia," kata Dedy, di Balai Kota Tegal, Senin (16/3/2020)

Pemkot Tegal, kata Dedy juga telah menyediakan 11 ruang isolasi. Tiga ruangan di rumah sakit pemerintah, dan 8 ruangan isolasi milik swasta.

"Kalau dibutuhkan jumlahnya bisa ditambah," ujar Dedy.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Fraksi Nasdem Minta Pemilihan Wagub DKI Ditunda

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari menambahkan, ada sejumlah langkah penting untuk menangkal seseorang agar terhindar dari corona.

Di antaranya dengan meningkatkan kekebalan tubuh melalui makan makanan bergizi, istirahat cukup, dan rajin berolahraga.

"Kemudian berperilaku hidup bersih, dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun. Serta menerapkan etika batuk dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar," pungkas Prima.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi, Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi, Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X