Kompas.com - 16/03/2020, 14:51 WIB
Foto Dokumentasi Kompas.com : Petugas medis tengah menangani pasien dalam pengawasan Covid-19 di Ruang Isolasi RSUD Kardinah, Jumat (3/3/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiFoto Dokumentasi Kompas.com : Petugas medis tengah menangani pasien dalam pengawasan Covid-19 di Ruang Isolasi RSUD Kardinah, Jumat (3/3/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Tegal dan seorang pelajar warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berstatus Pasien Dalam Pengawasan (ODP) virus corona diisolasi RSUD Kardinah Kota Tegal, Senin (16/3/2020).

Keduanya dicurigai terpapar virus corona setelah mengalami demam, batuk dan sesak nafas. 

Direktur RSUD Kardinah Heri Susanto mengatakan, warga Tegal berusia 34 tahun itu baru pulang bekerja di pertambangan minyak di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Dalam perjalanan panas, batuk dan sesak nafas. Setiba di Stasiun Kota Tegal, sekitar pukul 02.00 WIB Senin (16/3/2020) langsung dibawa ke ruang isolasi, belum sampai rumah," kata Heri di Balai Kota Tegal, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Pemerintah Janji Perbaiki Pelayanan di RS Rujukan untuk Penanganan Virus Corona

Sementara satu pasien lainnya seorang pelajar, dirujuk dari rumah sakit di Pemalang.

"Pelajar yang usianya 17 tahun ini baru pulang bepergian dari Bali," kata Heri.

Heri menyebut, saat ini Satgas Tim Penanganan Covid-19 tengah menelusuri riwayat siapa saja orang yang kontak dengan keduanya.

"Tadi pak Wali Kota Dedy Yon meminta investisasi termasuk ke Dinas Perhubungan agar mencari tahu pasien yang dari Dubai, pulang ke Tegal dari Jakarta menggunakan kereta apa dan kontak dengan siapa saja," kata Heri.

Heri mengatakan, sejak wabah corona merebak pertama kali di China, RSUD Kardinah setidaknya sampai sekarang merawat lima pasien sejak Februari 2020.

Baca juga: Data Terbaru PDP Covid-19 di RSUP Sanglah, 5 WNI dan 6 WNA

Tiga di antaranya diperbolehkan pulang karena negatif corona.

"Sementara dua pasien PDP ini baru menjalani rontgen dan laboratorium. Kita juga akan mengirim hasil swab tenggorokan ke Balitbang Kemenkes RI untuk memastikan negatif atau positif corona," kata Heri.

Disampaikan Heri, RSUD Kardinah sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Pantura barat Jawa Tengah akan menambah satu ruangan isolasi.

"Sementara baru tiga. Kalau nanti kurang kita sudah koordinasi dengan rumah sakit swasta yang memenuhi standar isolasi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X