Satu Pasien Positif Corona di Pontianak, 3 Anggota Keluarga dan 32 Tenaga Medis Diperiksa

Kompas.com - 16/03/2020, 12:20 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengatakan, satu pasien positif Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Soedarso Pontianak, Kalbar dalam kondisi mulai membaik.

Harisson menyebut, saat ini kondisi pasien tengah menuju proses penyembuhan.

Namun untuk memastikan agar tidak menyebar, pihaknya tengah melakukan tracking dengan melalukan pemeriksaan kesehatan terhadap istri, seorang anak, dan seorang kerabat dekat.

"Keluarga pasien yang terdiri dari isteri, 1 orang anak dan 1 orang keluarga dekat yang tinggal di satu rumah telah diambil specimen nasofaring untuk dikirim ke laboratorium di Jakarta," kata Harisson, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Pontianak Sudah Berjalan-jalan dalam Ruang Isolasi

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengecekan kesehatan terhadap 32 orang tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebanyak 32 orang ini diketahui berkontak langsung saat pasien itu dirawat di rumah sakit tersebut.

"Mereka telah kita minta untuk mengisolasi diri di rumah sambil menunggu hasil laboratorium," ujar Harisson.

Diberitakan, pasien positif Covid-19 di Pontianak diketahui ke Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (8/2/2020) dan pulang ke Pontianak, melalui Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (15/2/2020).

"Sampainya di Pontianak, pasien berusia 34 tahun ini masuk kerja. Dan tanggal 29 Februari, mulai sakit pilek," kata Harisson, Senin (16/3/2020).

Karena tak kunjung sembuh, pasien dibawa ke salah satu rumah sakit swasta, Rabu (4/3/2020). Keluhannya saat itu, batuk, demam dan sedikit sesak.

"Hasil pemeriksan rontgen tidak ada pneumonia. Sehingga didiagnosis mengalami ISPA dan masuk kategori pasien dalam pemantauan Covid-19," ujar Harisson.

Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 di Pontianak, Begini Kronologinya

Pada Selasa (10/3/2020), pasien mengalami batuk dan sesak, kemudian ada diare. Hasil rontgen, ada pneumonia.

Statusnya ditingkatkan menjadi pasien dalam pengawasan dan dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak.

"Dia langsung dirawat di ruang isolasi. Dan pada Sabtu (14/3/2020) dinyatakan positif Covid-19," terang Harisson.

Harisson memastikan, saat ini kondisi pasien dalam keadaan baik dan sedang dalam menuju proses penyembuhan.

Pasien dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 setiap 2 hari sekali, apabila dalam pemeriksaan laboratorium hasilnya negatif dua kali berturut-turut, maka pasien dianggap sembuh.

"Pasien terlihat sudah berjalan jalan di kamar isolasinya. Kamar tetap dikunci agar tidak keluar," ucap Harisson.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

Regional
Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Regional
Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Regional
Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Regional
Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak di RS, Bangsal Orang Sakit Jiwa Terpaksa Jadi Ruang Isolasi

Pasien Covid-19 Membeludak di RS, Bangsal Orang Sakit Jiwa Terpaksa Jadi Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X