NTB Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19

Kompas.com - 16/03/2020, 11:30 WIB
Kalak BPBD NTB, Ahsanul Khalik KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMKalak BPBD NTB, Ahsanul Khalik

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan status siaga darurat bencana non alam Covid-19.

Keputusan ini diambil setelah Gubernur NTB dan jajarannya menggelar rapat khusus pencegahan corona yang dihadiri oleh Bupati dan Walikota serta BUMN dan BUMD, Minggu (15/3/2020).

Baca juga: Cegah Virus Corona, Bupati Madiun Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

"Karena kami NTB belum ada yang positif mudah mudahan tidak ada sampai akhir masa virus ini, maka kami menetapkan NTB sampai 31 Agustus yang akan datang adalah siaga darurat bencana non alam Covid-19," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Ahsanul Khalik di Mataram.

Selain menetapkan status siaga, Pemerintah Provinsi NTB juga telah meliburkan aktivitas sekolah selama 14 hari.

Tempat wisata Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air pun ditutup sementara selama dua pekan.

Pemda NTB juga meminta ASN dan anggota dewan di lingkup Provinsi NTB untuk tidak bepergian ke luar daerah, guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pengawasan ketat juga dilakukan di pintu-pintu kedatangan terutama di bandara dan pelabuhan.

Baca juga: Cegah Corona, UB Terapkan Kuliah Daring dan Tunda Pelaksanaan Wisuda

BPBD bersama Dinas Kesehatan telah berkoordinasi untuk pelaksanaan penyemprotan disinfektan di beberapa area publik dan area yang rawan menjadi tempat kedatangan WNA.

Beberapa lokasi seperti tempat wisata Tiga Gili, bandara, pelabuhan akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Penyemprotan segera, karena ini sedang dibuat oleh dinas kesehatan," kata Khalik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X