Sekolah Libur 2 Minggu, Salatiga Anggarkan Rp 3 Miliar Tangani Corona

Kompas.com - 15/03/2020, 08:07 WIB
Wali Kota Salatiga Yuliyanto memimpin rakor penanganan virus Corona KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAWali Kota Salatiga Yuliyanto memimpin rakor penanganan virus Corona

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga memutuskan meliburkan kegiatan belajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, untuk menghindari meluasnya wabah virus corona.

Para guru diarahkan untuk memfasilitas belajar siswa di rumah melalui alat telekomunikasi.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, kebijakan yang dimulai Senin (16/3/2020) tersebut bertujuan untuk melindungi pelajar dari penularan corona.

"Kita berupaya meminimalisir penularan virus tersebut karena interaksi dengan banyak orang. Untuk instansi lain bisa menyesuaikan," jelasnya usai rakor bersama Forkompinda di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Sabtu (14/3/2020).

Baca juga: RSPAW Salatiga Tangani WNA Pasien dalam Pengawasan Corona

Yuliyanto mengatakan, untuk seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga, masih menunggu hasil tes.

"Tes dilaporkan ke pusat. Untuk rekan-rekan pasien tersebut juga sudah dilakukan cek kesehatan, hasilnya baik dan tidak ada masalah," paparnya.

Lebih lanjut, Pemkot Salatiga menyediakan anggaran sebesar Rp 3 miliar dari pos Biaya Tak Terduga untuk penanganan corona.

Anggaran tersebut di antaranya digunakan untuk pengadaan alat pengaman diri dan peralatan medis lainnya.

Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi virus corona.

Baca juga: Sopir Pasien di Solo yang Meninggal Positif Corona, Ganjar Sebut Sedang Rawat Jalan

 

Terpenting adalah menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.

"Kita harus menyatukan persepsi untuk melawan corona ini, masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri, dan semua yang ada, menyatukan kekuatan," paparnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X