Partai Golkar Targetkan Kemenangan 60 Persen di Pilkada 2020

Kompas.com - 15/03/2020, 00:10 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Golkar Lodewijk F Paulus membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke X Golkar Kalimantan Timur di Hotel Swiss Bell, Samarinda, Jalan Mulawarman, Sabtu (14/3/2020) malam. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSekretaris Jenderal DPP Golkar Lodewijk F Paulus membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke X Golkar Kalimantan Timur di Hotel Swiss Bell, Samarinda, Jalan Mulawarman, Sabtu (14/3/2020) malam.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Golkar Lodewijk F Paulus membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke X Golkar Kalimantan Timur, Sabtu (14/3/2020) malam.

Dalam kesempatan itu, Lodewijk meminta agar Golkar Kaltim bisa menyumbang kemenangan pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak 2020.

Dikatakannya, secara nasional Partai Golkar menarget kemenangan 60 persen dari 270 Pilkada yang digelar serentak di Indonesia.

"Dari jumlah itu kami minta Kaltim bisa menyumbang lebih tinggi dari target 60 persen," kata dia.

Baca juga: Partai Golkar Siapkan Lebih dari 710 Nama untuk Bertarung di 270 Pilkada 2020

Total Pilkada di Kaltim tahun ini, ada 9 kabupaten dan kota. Tiga kota dan enam kabupaten.

"Karena Kaltim adalah lumbung Golkar maka DPD Golkar Kaltim bisa angkat lebih tinggi, agar target kemenangan 60 persen bisa capai target itu," tegasnya.

Lodewijk mengaku Partai Golkar telah memiliki konsep penetapan sementara kepada para calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2020.

Selanjutnya, para calon, kata dia, dipersilakan membuka kmunikasi politik dengan partai untuk koalisi dan mencari pasangan calon.

Dalam proses tersebut, Lodewijk mengingatkan Golkar akan memprioritaskan mengusung kader dari internal partai.

Baca juga: Pilkada Pangandaran: Diputus PDI-P saat Sedang Sayang, Golkar Berlabuh ke PKB

Sedangkan khusus Kaltim, ada beberapa kota yang sudah disiapkan mengusung kader sendiri, seperti di Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur dan beberapa kabupaten lain.

"Tapi kita berdasarkan survei. Kalau kader sendiri tapi surveinya rendah, kita enggak pilih," timpalnya.

Golkar tetap akan memprioritaskan calon kepala daerah yang punya elektabilitas dan popularitas tinggi meski bukan kader.

April mendatang 10 lembaga survei sudah ditugaskan Golkar mensurvei calon kader maupun non kader yang telah mendaftar di Partai Golkar di seluruh Indonesia.

"Setelah keluar hasil survei baru kami keluarkan rekomendasi pasangan calon Pilkada," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Regional
Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Regional
Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Regional
23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

Regional
Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Regional
Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X