Kompas.com - 13/03/2020, 23:24 WIB
Kepala Kantor Imigrasi kelas III Kota Palopo, Raden Haryo Sakti mengatakan penurunan pengurusan pasport terasa mulai Maret ini yakni baru tercatat 443 orang penurunan diduga akibat merebaknya isu virus Corona , Jumat (13/03/2020) MUH. AMRAN AMIRKepala Kantor Imigrasi kelas III Kota Palopo, Raden Haryo Sakti mengatakan penurunan pengurusan pasport terasa mulai Maret ini yakni baru tercatat 443 orang penurunan diduga akibat merebaknya isu virus Corona , Jumat (13/03/2020)

PALOPO, KOMPAS.com – Kantor Imigrasi Kelas III Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengalami penurunan permohonan pembuatan paspor baru dan penggantian buku menurun 60 persen menyusul adanya wabah virus corona.

Kepala Kantor Imigrasi kelas III Kota Palopo Raden Haryo Sakti mengatakan, penurunan terasa mulai Maret ini yakni baru tercatat 443 orang.

“Data Januari sebanyak 1.838 orang, Februari 1.857 orang dan untuk Maret ini mulai terjadi penurunan. Hingga Jumat (13/03/2020) sore, baru tercatat 443 orang yang mengurus paspor,” kata Haryo, saat dikonfirmasi di Kantor Imigrasi kelas III kota Palop, Jumat (13/03/2020).

Baca juga: Sambangi Kemenkumham, Mahfud MD Cek Perkembangan Pemblokiran Paspor WNI eks ISIS

Menurut dia, kebanyakan permohonan pembuatan paspor bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah umrah.

Selain itu, mereka ingin mengunjungi sanak keluarga ke Malaysia dan Singapura.

“Tujuan Tiongkok sama sekali belum ada, kemungkinan karena terkait dengan merebaknya virus corona,”ucap Haryo.

Baca juga: Petugas Imigrasi Batam Diimbau Gunakan Sarung Tangan dan Masker

Selama bulan Februari hingga Maret belum ada WNA yang berkunjung ke Sulsel,

“Saat ini terdapat 18 WNA sementara melakukan perpanjangan izin tinggal, beberapa di antaranya berasal dari Malaysia, India, Francis, Swis dan Belanda, alasannya karena wabah virus tersebut," ujar Raden Haryo.

Haryo memperkirakan jumlah penurunan pekepengurusan paspor diperkirakan terus menurun yang dapat mencapai angka 60 persen akibat Covid-2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X