Kompas.com - 13/03/2020, 22:40 WIB
Gubernur Kalimantan Timur Isran noor saat  diruang kerjanya di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (11/3/2020). Dok. Biro Humas Pemprov KaltimGubernur Kalimantan Timur Isran noor saat diruang kerjanya di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (11/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengaku tak pernah berambisi menjadi kepala badan otorita ibu kota negara baru.

Menurut Isran, ada orang yang lebih ahli dan pantas mengelola pengembangan ibu kota negara.

Dikatakannya, ibu kota negara merupakan kebutuhan negara, bangsa dan dunia sehingga perlu orang yang ahli dalam perencanaan pengelolaan

"Saya sudah sampaikan ke Presiden Joko Widodo. Tidak perlu saya. Cukup saya menyumbangkan saran dan masukan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Ormas Kaltim Dukung Bambang Brodjonegoro Jadi Kepala Ibu Kota Baru

Dia mengaku, masyarakat Kaltim bersyukur Presiden Joko Widodo menentukan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Kaltim menjadi ibu kota negara menggantikan DKI Jakarta.

Oleh karenanya, tidak harus dirinya yang menjadi Kepala Badan Otorita ibu kota negara.

"Kita sudah bersyukur menjadi ibu kota negara," kata dia.

Dipilihnya Kaltim sebagai ibu kota negara, lanjutnya, telah mengangkat harkat dan martabat rakyat Kaltim maupun Indonesia secara umum.

Hal ini juga yang mendasari dirinya tak berambisi menjadi kepala badan otorita ibu kota negara.

Baca juga: Soal Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, Wagub Kaltim: Mereka Semua Berprestasi

Sebelumnya, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kaltim menginginkan tokoh Kaltim masuk dalam daftar calon kepala badan otorita ibu kota negara.

Nama Isran Noor turut direkomendasikan sejumlah ormas tersebut.

Selain Isran, nama lain yang juga didorong diantaranya Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Anggota DPD RI Marthin Billa dan sejumlah tokoh lokal Kaltim.

Presiden pun telah membocorkan empat nama jadi calon kepala badan otorita ibu kota negara.

Mereka adalah Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X