4 Rumah Warga di Gunungsitoli Hancur Dihantam Gelombang Laut

Kompas.com - 13/03/2020, 21:48 WIB
4 unit rumah warga di pesisir Pantai Sahondro, Lingkungan 3, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, hancur akibat dihantam gelombang laut selama sepekan. HENDRIK YANTO HALAWA4 unit rumah warga di pesisir Pantai Sahondro, Lingkungan 3, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, hancur akibat dihantam gelombang laut selama sepekan.

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Sebanyak 4 rumah warga di pesisir Pantai Sahondro, Lingkungan 3, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, hancur dihantam ombak besar selama satu pekan.

Warga terpaksa mengungsikan sejumlah barang ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, hampir seluruh rumah warga yang tinggal di bibir pantai terkena dampak gelombang laut. 

Baca juga: Video Viral Perkelahian Aparat Desa dan Warga di Nias, Ini Kata Polisi

Menurut warga setempat, Abdul Gafur Aceh (30), hantaman gelombang laut tak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menimbulkan abrasi.

Saat ini, ada juga warga yang membangun reklamasi pantai tanpa izin di sekitar permukiman, guna memecah ombak.

Warga di lokasi tersebut merasa ketakutan apabila gelombang tinggi menghantam pemukiman pada malam hari.

Menurut warga, gelombang air laut bisa mencapai 2 meter.

Baca juga: Sebelum Mengamuk dan Ditembak Polisi, Pria Ini Menulis Status di Facebook

Saat ini, sebagian besar warga sudah mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Binaka, gelombang laut di perairan Kepulauan Nias - Sibolga, diperkirakan mencapai 2,5 meter.

Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di Perairan Sabang, Samudera Hindia Barat Aceh dan Samudera Hindia Barat Nias, dengan kecepatan angin mencapai 15 knot.

Seluruh warga juga diminta waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda perairan Kepulauan Nias.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

Regional
Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X