Cerita Lengkap Kapolres Soal Pria yang Serang Polisi lalu Ditembak: Pelaku Mengamuk karena Ditegur, Bukan Ditilang

Kompas.com - 13/03/2020, 12:06 WIB
Pria yang melakukan penyerangan di Polres Kepulauan Meranti, Riau, tewas ditembak petugas, Rabu (11/3/2020). dok Polda RiauPria yang melakukan penyerangan di Polres Kepulauan Meranti, Riau, tewas ditembak petugas, Rabu (11/3/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang pria tak dikenal tewas ditembak karena melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti, Riau.

Pria tersebut belakangan diketahui berinisial AH warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Data awal yang diperoleh Kompas.com, pria tersebut marah dan mengamuk karena tidak terima sepeda motornya ditilang.

Namun, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat membantah jika  pria itu ditilang petugas lalu lintas.

Bantahan itu disampaikan Taufik dalam perbincangan dengan Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

"Bukan ditilang, tapi teguran itu. Bukan ada razia (lalu lintas)," kata Taufik.

Baca juga: Marah karena Ditilang, Pria Ini Serang Polisi hingga Akhirnya Tewas Ditembak

Kronologi kejadian versi polisi

Dia menceritakan, pada Rabu (11/3/2020) pagi, anggota sedang melakukan kegiatan strong point atau melakukan pengamanan aktivitas warga di pagi hari yang melintas di jalan.

Kegiatan tersebut seperti biasa dilakukan setiap pagi oleh jajaran Polres Meranti.

Di tengah melakukan pengaturan lalu lintas, petugas melihat seorang pria mengendarai sepeda motor yang tidak menggunakan helm lalu diberhentikan untuk diberikan teguran.

"Yang bersangkutan cuma ditegur, tidak ditilang. Tidak lagi razia, dan tidak ada penyitaan motor," kata Taufik.

Namun, sambung dia, pria tersebut malah pergi dari lokasi dengan meninggalkan sepeda motornya dan kunci kontak masih dipegang petugas.

Setelah ditunggu lebih satu jam, pria tersebut tak kunjung muncul lagi.

"Karena yang bersangkutan tidak muncul-muncul, petugas membawa sepeda motor untuk diamankan. Kalau ditinggal takutnya nanti hilang," pungkas Taufik.

Baca juga: Tulis Status Sebelum Mengamuk dan Tewas Ditembak Polisi, Pria Ini Sebut Lupa Bawa Helm saat Antar Anak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X