Wanita 62 Tahun Tewas Tertutup Selimut, Polisi Cari Seorang Pria Misterius

Kompas.com - 13/03/2020, 11:56 WIB
Ilustrasi pembunuhan KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi pembunuhan

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian Komala (62), wanita paruh baya yang ditemukan tewas berlumuran darah di salah satu kamar rumahnya di Kampung Pasir Jambu, Desa/Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, 2 Maret 2020 pagi lalu.

Kapolsek Pasir Jambu AKP Asep Dedi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/3/2020), mengatakan, sekitar 23 saksi telah dimintai keterangan terkait kematian wanita tersebut. 

Para saksi yang telah dimintai keterangan ini adalah warga sekitar dan keluarga korban.

Baca juga: Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

 

Dari seluruh keterangan ini, sedikitnya polisi telah melihat titik terang terkait kematian Komala.

Seorang warga sempat melihat Komala bersama seorang pria yang bertamu ke rumahnya sebelum peristiwa yang merenggut nyawa korban terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mulai ada titik terang, ada saksi yang melihat korban berdua bersama seorang pria sekitar 19.30 WIB (sebelum kejadian), tapi kita tak tahu siapa pria tersebut," kata Asep.

Menurut Asep, pria misterius ini bisa menjadi saksi kunci yang mengetahui kematian korban.

Namun saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap pria tersebut.

"Kami masih melakukan pencarian berdasarkan ciri-ciri yang di sampaikan (saksi)," tutur Asep.

Seperti diketahui, Komala ditemukan meninggal pada Senin, 2 Maret 2020 pagi di rumahnya.

Jenazah komala ditemukan warga yang hendak berbelanja ke warungnya.

Curiga lantaran tak menyaut saat di panggil, ternyata warga melihat jasad korban telah berlumuran darah tertutup selimut warna merah.

Polisi mengaku kesulitan melakukan penyelidikan lantaran kondisi daerah korban tidak ada kamera pengawas yang bisa membantu proses penyelidikan.

Baca juga: Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

 

Meski begitu tim reskrim masih bekerja mengungkap kasus dugaan pembunuhan atau perampokan ini.

"Ini bisa saja pembunuhan, tapi perampokan juga bisa, karena ada yang hilang. Kami masih selidiki, doakan saja semoga cepat terungkap," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X