[POPULER NUSANTARA] Pria Mengamuk di Kantor Polisi dan Status Facebook | Panen Alpukat Markus Aligator, Naik Haji dan Beli Honda Jazz

Kompas.com - 13/03/2020, 06:30 WIB
Pria yang melakukan penyerangan di Polres Kepulauan Meranti, Riau, tewas ditembak petugas, Rabu (11/3/2020). dok Polda RiauPria yang melakukan penyerangan di Polres Kepulauan Meranti, Riau, tewas ditembak petugas, Rabu (11/3/2020).

KOMPAS.com - Kronologi seorang pria mengamuk karena ditilang dan akhirnya tewas ditembak setelah mencoba menyerang polisi, menjadi sorotan pembaca Kompas.com di hari kemarin.

Pria yang akhirnya diketahui berinsial AH, warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, sempat menulis status di Facebook sebelum ditembak polisi.

Sementara itu, kisah inspiratif Muhammad Iskandar yang sukses membudi dayakan alpukat, juga tak luput dari perhatian pembaca.

Pria asal Blitar, Jawa Timur, mampu mengawinkan dua bibit alpukat yang menghasilkan alpukat dengan berat 2 kilogram.

Sekali panen, menurut Iskandar, cukup utuk biaya naik haji.

Berikut ini berita populer nusantara:

1. Kasus pria mengamuk gara-gara ditilang, tewas ditembak

Status akun Facebook Abdul Hamid yang mengancam menebas leher polisi sebelum melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti yang di screen shot oleh kepolisian.Dok. Polda Riau Status akun Facebook Abdul Hamid yang mengancam menebas leher polisi sebelum melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti yang di screen shot oleh kepolisian.
 

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (12/3/2020) malam, menjelaskan, pria tewas ditembak setelah mengamuk dan menyerang polisi gara-gara ditilang, berinisial AH.

AH juga diketahui sempat mengunggah status di Facebook bernada ancaman ke polisi.

"Beberapa jam sebelum menyerang polisi di Mapolres Kepulauan Meranti, AH sempat mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya. Statusnya bernada ancaman terhadap polisi," kata Sunarto.

Lebih jauh Sunarto menjelaskan, AH membuat status di akun Facebook pada Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB.

Sedangkan, kejadian penyerangan anggota polisi terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 16.45 WIB.

Baca berita selengkapnya: Kronologi Pria Mengamuk di Kantor Polisi karena Ditilang hingga Tewas Ditembak

2. Gara-gara digigit kutu kucing

Etik Susilowati dan anaknya Samara Kumaira Mariba yang jari tangan kanannya mengalami bengkak setelah digigit kutu kucing di Sragen, Jawa Tengah.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Etik Susilowati dan anaknya Samara Kumaira Mariba yang jari tangan kanannya mengalami bengkak setelah digigit kutu kucing di Sragen, Jawa Tengah.

Etik Susilowati (29), ibu Samara, tak menyangka jari tangan putrinya, terancam diamputasi setelah digigit kutu kucing.

Hal itu diketahui Etik setelah membawa Samara ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muwardi.

Saat itu, menurut Etik, seandainya kondisi jari tangan putrinya masih bengkak dan warnanya memerah, disarankan untuk diamputasi.

Baca berita selengkapnya: Digigit Kutu Kucing, Jari Bayi Asal Sragen Terancam Diamputasi, Ini Cerita Ibunya

3. Kisah Iskandar dan alpukat Markus Aligator

Alpukat Markus Aligator, apukat raksasa seberat 2 kg lebih per buah kini dikembangkan Iskandar, warga Desa Pojok, Kecamatan Garum.Surya.co.id/imam taufiq Alpukat Markus Aligator, apukat raksasa seberat 2 kg lebih per buah kini dikembangkan Iskandar, warga Desa Pojok, Kecamatan Garum.

Muhammad Iskandar mengaku, alpukat Markus Alihator itu hasil stekkan sendiri, yaitu bibit dari Thailand dengan alpukat lokal (Blitar).

"Bibitnya pemberian teman ayah, yang pulang dari Thailand. Kemudian saya stek sendiri dengan alpukat lokal. Hasilnya, mengejutkan seperti ini," ujar Iskandar, warga Desa Pojok, Kecamatan Garum, Blitar, ditemui di kebunya, Rabu (11/3/2020).

Alpukat Markus Aligator, menurut Iskandar, ukurannya lebih besar dari alpukat lokasl. Beratnya pun bisa mencapai 2,2 kilogram.

Hal itu, menurut Iskandar, hasil panen lebih banyak dan pendapatannya meningkat drastis.

Baca berita selengkapnya: Kisah Iskandar Budi Daya Alpukat Seberat 2 Kg, Sekali Panen Bisa Naik Haji dan Beli Honda Jazz

4. Dua warga Banten positif terjangkit corona

Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Rabu (11/3/2020).KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Rabu (11/3/2020).

Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan, ada dua warga Banten yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Pengumuman tersebut dipublikasikan melalui video yang diunggah di media sosial Instagram dan Facebook pada Kamis (12/3/2020).

"Saya kabarkan bahwa berdasarkan laporan dari tim kesehatan Banten, bahwa ada dua orang warga Banten yang positif terkena virus corona," kata Wahidin dalam video berdurasi 1 menit 53 detik tersebut.

Baca berita selengkapnya: Gubernur Banten Umumkan Dua Warganya Positif Corona

5. Suami gerebek istri saat mesum bersama pria lain

Ilustrasi selingkuh, mesum.Kompas.com Ilustrasi selingkuh, mesum.

Seorang pria berinisial BD (30), warga Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Grujugan, Kabupaten Bondowoso.

Alasannya, BD kepergok suami dari selingkuannya saat melakukan hubungan intim pada Rabu (11/3/2020) malam.

Kapolsek Grujugan AKP Iswahyudi mengatakan, perbuatan mesum itu diketahui oleh suami AH, yakni SM.

“Perbuatan diketahui suami sendiri sekitar sekitar pukul 00.15 WIB,” kata Iswahyudi dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Baca berita selengkapnya: Suami Gerebek Istrinya di Kamar Lagi Mesum dengan Pria Lain

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung, Kontributor Banten, Acep Nazmudin, Kontributor Jember, Bagus Supriadi | Editor: Robertus Belarminus, Abba Gabrillin, David Oliver Purba, Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X