Seluruh Terdakwa Kasus Jalan Gubeng Surabaya Ambles Bebas, Jaksa Ajukan Kasasi

Kompas.com - 12/03/2020, 17:13 WIB
Sidang vonis 3 terdakwa kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (12/3/2020). KOMPAS.COM/A. FAIZALSidang vonis 3 terdakwa kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (12/3/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memutus bebas enam terdakwa kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya.

Terkait putusan itu, jaksa penuntut umum akan mengajukan kasasi.

"Kami ajukan kasasi," kata salah satu JPU Rahmad Hari Basuki kepada usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Terdakwa Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Divonis Bebas

Pada persidangan sebelumnya, tim JPU menuntut keenam terdakwa dengan hukuman berbeda.

Sebanyak tiga terdakwa dalam berkas PT Nusa Konstruksi Enginering (PT NKE) dituntut denda masing-masing Rp 200 juta.

Ketiganya adalah Budi Susilo, sebagai Direktur operasional PT NKE, Aris Priyanto sebagai Site Manager PT NKE, dan Rendro Widoyoko yang merupakan Manajer PT NKE.

Sementara tiga terdakwa lainnya dalam berkas PT Saputa Karya (PT SK), masing-masing dituntut Rp 300 juta.

Ketiganya adalah Project Manajer PT SK Ruby Hidayat, Struktur Engineering atau Struktur Teknik PT SK Lawi Asmar Handrian, dan Project Civil Structure Supervisor PT SK Aditya Kurniawan Eko Yuwono.

Keenam terdakwa disidang maraton pada Kamis di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono.

"Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah melanggar hukum. Membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan, memulihkan hak terdakwa harkat dan martabatnya, serta melimpahkan biaya perkara ini pada negara," katanya saat membacakan putusan.

Baca juga: Kunjungan Risma ke Rusia Bukan untuk Menghindar dari Kasus Jalan Gubeng

Para terdakwa dalam berkas dakwaan jaksa disebut melakukan tindak pidana sebagaimana tercantum dalam pasal 192 ayat 1 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, sebagian Jalan Raya Gubeng ambles sedalam kurang lebih 10 meter pada 17 Desember lalu akibat aktvfitas proyek pengembangan Rumah Sakit Siloam Surabaya.

Selain mematahkan jaringan pipa saluran air, jalan ambles juga merusak jaringan kabel dan fasilitas umum yang ada di atasnya.

Kejadian itu juga merusak halaman kantor bank BUMN dan sebuah toko busana.

Jalan raya arteri tersebut sempat ditutup total selama 10 hari untuk kepentingan penyelidikan, dan proses pengurukan serta normalisasi.

Jalan Raya Gubeng kembali bisa dilewati pada 27 Desember 2018. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X