Peneliti Unhas Ungkap Penyebab Air Sumur Bor di Gowa Putih Susu

Kompas.com - 12/03/2020, 12:44 WIB
Air sumur bor yang terus mengeluarkan air berwarna putih terus dikunjungi ratusan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (12/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Air sumur bor yang terus mengeluarkan air berwarna putih terus dikunjungi ratusan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (12/3/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Pusat Penelitian dan Pengembangan Studi Kebencanaan Universitas Hasanuddin ( Unhas) akhirnya menemukan penyebab air sumur bor di perkebunan Songkolo, Lingkungan Cambaya, Keluarahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, putih seperti susu.

Air dari sumur itu ternyata mengandung mineral bernama illite.

"Itu merupakan fenomena alam biasa di mana air dalam tanah bercampur dengan lempung atau material material asing berwarna putih yang dalam ilmu geologi disebut Illite" kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Studi Kebencanaan Unhas Adi Maulana yang dikonfirmasi Kompas.com pada Kamis, (12/3/2020).

Baca juga: Sumur Bor Keluarkan Air Seperti Susu Hebohkan Warga di Kabupaten Gowa

Adi menjelaskan illite merupakan material halus dalam tanah yang bercampur dengan lempung.

Saat terkena sinar matahari material halus putih tersebut akan terpancar seperti susu.

Berdasarkan penelitian Unhas, air sumur yang putih seperti susu itu tidak berbahaya jika terkena kulit.

Namun, belum diketahui dampaknya ke tubuh jika sampai dikonsumsi.

"Untuk dikonsumsi kami sarankan jangan dulu sebab belum ada hasil uji dari dinas kesehatan" kata Adi.

Baca juga: Kandungan Air Sumur Bor di Gowa yang Putih Seperti Susu Diteliti

Hingga saat ini ratusan warga terus berdatangan untuk menyaksikan fenomena ini.

Kolam penampungan air sumur bor itu kini berubah fungsi menjadi kolam renang dadakan.

Warga yang datang berkunjung, selain mandi juga mengambil air untuk dikonsumsi meski telah ada imbauan dari pemerintah kecamatan untuk tidak meminumnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X