Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suami Istri yang Bunuh Diri Bersama di Malang dan Tinggalkan Surat Rupanya dalam Proses Perceraian

Kompas.com - 12/03/2020, 11:00 WIB

KOMPAS.com- Sepasang suami istri JW (42) dan YI (38) di Malang, Jawa Timur yang bunuh diri bersama rupanya sedang menjalani proses perceraian.

Persoalan tersebut diduga melatarbelakangi JW gantung diri dan YI meminum racun.

Melansir Suryamalang, Kapolsek Wagir AKP Sri Widya Ningsih menerangkan, hubungan keduanya tak harmonis.

"Diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga. Karena proses cerai," ujar Sri.

Ia menambahkan, putusan cerai turun tepat saat keduanya ditemukan tewas diduga bunuh diri.

"Selasa (10/3/2020) sebenarnya putusan terakhir sidang di pengadilan," katanya.

Baca juga: Jadikan Kami Satu Liang Lahat, Pesan yang Ditulis Suami Istri Sebelum Bunuh Diri Bersama

Ditemukan bersama surat

IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi
Diberitakan sebelumnya, jasad JW dan YI ditemukan oleh keluarganya, Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

JW diduga gantung diri. Sedangkan YI diduga meminum racun karena ada buih di mulutnya.

Polisi juga menemukan surat wasiat berisi pesan untuk anak-anak mereka.

Dalam pesan itu, suami istri tersebut meminta menguburkan mereka dalam satu kubur.

'Jadikan kami satu liang lahat,' tulis mereka.

Baca juga: Fakta di Balik Suami Istri Culik Anak Majikan di Malaysia, Mengaku Sudah Izin dan Untuk Pancingan

 

Ilustrasi gantung diri.SHUTTERSTOCK Ilustrasi gantung diri.
Permintaan maaf dan menolak otopsi

Dalam surat itu, tertulis permintaan maaf kepada anak-anaknya dan pesan menjaga satu sama lain.

'Yoga nok dompet e bapak ono duit kanggo kepentingan dino iki, sepurane,' tulisnya. (Yoga di dompet bapak ada uang untuk kepentingan hari ini. Maaf).

'Sepurane le yo, titip jogo adike. Tolong jogo apik-apik' (Maaf ya, Nak jaga adikmu. Tolong jaga baik-baik ya, Nak),' demikian tertulis di surat itu.

'Ojo oleh diotopsi ibu iklas bapak iklas anak2 ku seng pinter, Feri, Yoga, Vega Kabeh Sak Darah Daging seng rukun. nek golek salah siji digoleki ojo tukaran," tulisnya.

(Jangan boleh diotopsi, ibu ikhlas, bapak ikhlas, anak-anaku yang pintar, Feri, Yoga, Vega semua satu darag daging yang rukun).

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Motif Pasutri yang Diduga Bunuh Diri Bareng di Rumahnya di Wagir Kabupaten Malang Terungkap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.